Kursi Wabup Dihargai 3.5 M, Simak Tanggapan DPRD Kabgor

ilustrasi

RadarGorontalo.com – Harga satu suara pada pemilihan PAW Wakil Bupati Gorontalo berkisar antara Rp 100 Juta hingga Rp 200 Juta. Begitu rumor yang beredar. Artinya jika ingin jadi Wabup maka calon harus menyediakan dana di atas Rp 3,5 Miliar. Meski Wabupnya ditentukan oleh Bupati, namun eksekusinya ada di DPRD. Lalu apa tanggapan DPRD Kabupaten soal rumor ini? Sahmid Hemu yang juga ketua DPRD Kabgor ketika dikonfirmasi menampik rumor itu.

Menurutnya, rumor yang beredar saat ini tidak benar, jika pun ada kata Sahmid, itu tidak berasal dari dalam gedung rakyat ini, tutur Sahmid. “Isu itu tidak benar bahwa satu suara dihargai Rp 100 juta dan ini tidak akan pernah ada di DPRD Kabgor, bebernya. Dia menambahkan bahwa hingga saat ini DPRD belum mendengar dan membahas proses PAW Wakil Bupati. Hanya saja pembahasan PAW ini hanya di internal partai penggusung yakni PPP dan Partai Demokrat, dan hasilnya pun kami tidak mengetahui,” ungkapnya.

Ingat, dalam hal ini DPRD tidak ingin salah langkah terkait mekanisme pengusulan PAW Wabup, sebab semua tergantung Bupati Nelson. Artinya, setelah menerima SK dari Mendagri, Bupati Gorontalo akan menyurati partai pengusung untuk mengusulkan maksimal dua nama calon wakil bupati untuk selanjutnya dipilih dalam sidang paripurna DPRD Kabupaten Gorontalo. Jadi itu mekanismenya, dimana dua nama yang diusulkan oleh partai pengusung dalam hal ini PP dan Demokrat. Sehingga tidak mungkin para anggota DPRD akan dihargai dengan uang dalam proses pemilihan nanti, tandas ketua Dekab yang juga politisi PDI Perjuangan ini. (RG-31)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *