Kota Gorontalo Makin Sesak, Butuh Jalan Layang

ilustrasi (Anwart/RG)

RadarGorontalo.com – Sepertinya Ramadhan tahun ini, jauh lebih ramai dibanding tahun-tahun sebelumnya. Sejak dari perlimaan, masuk kawasan Agus Salim, Depan RRI hingga Kampus UNG bahkan bundaran hulonthalo indah macet parah. Itu pun belum seberapa, jika dibandingkan dengan kemacetan yang berada di dekat kawasan pasar senggol. Sudah sekitar empat hari terakhir, kondisinya seperti itu. Ada yang bilang, pemandangan tersebut adalah wajah Kota Gorontalo 5 atau 10 tahun akan datang.

Dari pantauan Radar Gorontalo, kemacetan terjadi sejak sehari sebelum malam pasang lampu. Hampir di semua ruas jalan, mengalami macet parah, sudah mirip kondisi Jakarta dan kota-kota besar lainnya. Tak jarang, karena tak terbiasa dengan macet, insiden kecil saja bisa memicu bersitegang antara sesama pengendara kendaraan bermotor. Kondisi ini mengindikasikan, jumlah hingga lebar ruas jalan protokol di ibukota, tak lagi memadai.

Ini sejak dini harus segera diantisipasi. Harus ada revisi penataan wajah Kota Gorontalo. Dan pemerintah kota, harus melakukan terobosan-terobosan berani. Seluruh jalan protokol harus dilebarkan, bahkan kalau perlu dibuatkan lagi jalur-jalur alternatif. Mumpung, kepadatan pemukiman penduduk belum terlalu parah seperti Kota Jakarta. Terutama di kawasan perlimaan, perlu ada jalan alternatif bahkan kalau perlu jalan layang. Di jalur itu, ribuan kendaraan dari arah kota menuju Limboto dan sebaliknya, ketemu di satu titik yang sama. Dan perlimaan tak cuma macet saat Ramadhan, di hari-hari biasa pun macet.

Ada perdebatan soal penyebab kemacetan ini. Sebagian mengatakan, kalau itu karena rekayasa lalulintas yang tidak maksimal, ada juga yang mengatakan mau rekayasa bagaimanapun macet tak bisa dihindari. Solusinya adalah, pelebaran jalan, hingga pembuatan jalan alternatif atau jalan layang. Untuk mewujudkan itu, tak hanya dibutuhkan anggaran yang besar, tapi juga butuh pemimpin yang sangat berani. (rg**)

Share

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *