Korupsi Pengadaan Kapal, Polisi Tunggu Audit BPKP RI

RadarGorontalo.com – Tinggal selangkah lagi, penyidik segera menetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi pada pengadaan kapal tangkap ikan tahun 2017. Kasus yang ditangani unit reskrimsus Polres Gorontalo Kota itu, tinggal menunggu perhitungan kerugian negara yang dilakukan BPKP RI.

Kapolres Gorontalo Kota AKBP Yan Budi Jaya menjelaskan, kasus yang sudah berjalan sekian lama di meja penyidik ini, statusnya akan dinaikkan secara bertahap oleh penyidik. Dan jika dalam proses penyidikan yang dilakukan anggota temukan fakta baru, pihaknya akan menuntaskan fakta baru itu. “Dugaan kasus ini masih terus dilakukan pendalaman oleh penyidik. Dan kami pastikan akan menyelesaikan kasus tersebut,” ujar Kapolres.

Sementara untuk tahap penetapan siapa tersangka dari dugaan kasus itu, kata Kapolres masih menunggu hasil pemeriksaan kerugian negara, oleh BPKP RI Gorontalo. Dimana dalam proses itu, secara hukum akan terlihat jelas siapa tersangka dibalik dugaan kasus kapal tangkap ikan ini. “Proses penetapan siapa tersangkanya, masih menunggu dulu,” singkat Kapolres.

Diketahui dari hasil penelusuran Radar Gorontalo, total anggaran sebelum tender proyek pengadaan kapal tangkap ikan ini, berjumlah Rp 625 Juta. Sedangkan anggaran setelah tender proyek pengadaan, berkurang yakni sebesar Rp 599.855 juta, dan kapal yang didakan itu sebanyak lima unit.(rg-62)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.