Korban Eksploitasi Bisnis Narkoba, Polda Selamatkan 2 Anak Pengungsi Palu

Ilust by Max

RadarGorontalo.com – Masih ingat dengan penangkapan dua anak remaja asal Palu berinisial AN (14) dan IS (15) oleh tim Narkoba Polda Gorontalo karena kepemilikan narkoba jenis sabu.

Ternyata kedua anak itu pengungsi asal Palu yang menjadi korban eksploitasi anak dan dipaksa menjual narkoba. Pelaku eksploitasi dua anak itu adalah DIN alias Adin (51), warga kecamatan Kota Tengah Kota Gorontalo, yang kini sudah diamankan oleh tim Narkoba Polda Gorontalo.

Karena hanya menjadi korban eksploitasi anak dan hasil pemeriksaan urine kedua anak itu negatif menggunakan narkoba.

Maka tim dari Polda Gorontalo mengambil langkah menyelamatkan kedua anak itu dengan menyerahkannya ke Dinas Sosial Provinsi Gorontalo untuk dilakukan pembinaan, dan agar kedua anak itu bisa melanjutkan pendidikan.

Sementara itu, terkait dengan kasus eksploitasi anak dan kepemilikan narkoba, tim penyidik Polda Gorontalo menetapkan Adin (51) sebagai tersangka.

Panit I Subdit I Narkoba Polda Gorontalo, Iptu Mohamad Adam membenarkan kasus kepemilikan narkoba dua anak di bawah umur sudah dilimpahkan ketersangkaaanya kepada Adin.

“Hasil pemeriksaan dan fakta di lapangan tersangka Adin ini mengancam kedua anak tersebut untuk berjualan narkoba,” jelasnya. Dan saat diperiksa, Adin mengakui telah mengekspolitasi kedua anak tersebut untuk menjual narkoba jenis sabu.

Bahkan sudah 10 kali kedua anak itu menjual narkoba kepada konsumen dengan besaran 1 gram. “Tersangka dijerat Pasal 133, Pasal 144, Pasal 112 Undang-Undang nomor 35 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati atau serendah-rendahnya 20 tahun penjara,” tandasnya. (RG-57)

Share

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *