Korban ADD, Dua Kades Ditetapkan Tersangka

AKP Laode Arwansyah S.I.K

RadarGorontalo.com –  Oknum Kepala Desa Mopiya Kecamatan Bone Raya berinsial EJB alias Ji ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan korupsi pemanfaatan dana desa. Tak hanya satu, kasus serupa juga terjadi di Desa Cendana Putih, dan satu orang juga sudah ditetapkan sebagai tersangka. Keduanya bakal ditahan, ini setelah ada hasil audit dari BPKP.

Kapolres Kabupaten Bone Bolango AKBP Robin Lumban Raja, SIK, M.Si saat dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim AKP Laode Arwansyah S.I.K membenarkan bahwa kasus tersebut tengah didalami oleh tim penyidik unit Tipikor Polres Bone Bolango. ” Ya benar kasus tersebut disidik, dan kami telah menetapkan kepala Desa Mopiya berinisial EJB alias Ji dan DR alias Wir tim selaku Tim Pengelola Kegiatan (TPK) di Desa Cendana Putih sebagai tersangka ” ujar perwira tiga balak dipundaknya tersebut.

Lebih lanjut Laode mengatakan bahwa dalam kasus dana Desa di Mopiya ini dengan pagu anggaran 300 juta lebih ini untuk pembanyunan Tanggul di Desa tersebut, namun ditemukan pekerjaanya tidak selesai, bahkan tidak sesuai spesifikasi pekerjaan. ” Dari perhitungan sementara pihak penyidik kerugianya itu mencapai 158 juta ” kata AKP Laode Arwansyah.

Sementara itu di Dana Desa Cendana putih pagu anggaran sebesar 400 juta lebih digunakan untuk pembangunan tambatan perahu untuk para nelayan, pekerjaanya tidak selesai, dan administrasi amburadul. Saat ditanyakan apakah kedua tersangka tersebut telah dilakukan penahanan? AKP Laode Arwansyah mengatakan belum melakukan penahanan, karena pihaknya masih menunggu hasil audit BPKP . ” Masih pendalaman kasus tersebut namun tidak menutup kemungkinan keduanya akan dilakukan pemeriksaan kembali dan dilakukan penahanan” pungkasnya. (tr-10/rg)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.