Kopasus Gadungan Tipu Kapolsek

TNI gadungan yang menipu 45 warga Gorontalo, dan seorang Kapolsek

RadarGorontalo.com –  Selasa (18/09) kemarin, Kodim 1304 Gorontalo berhasil mengamankan seorang oknum anggota TNI gadungan, yang mengaku-ngaku dari Komandu pasukan Khusus (Kopasus). Tidak tanggung-tanggung, si TNI gadungan bernama Alun Mobarroq ini, berhasil menipu Kapolsek Pelabuhan Iptu Imran Panigoro, serta sederet korban lainnya.

Dari informasi yang dihimpun, pelaku mengaku-ngaku sebagai bagian organisasi Amanah asal Kendari, Sulawesi Tenggara, yang ditugaskan di Gorontalo. Sempat menggelar sebuah acara di salah satu desa, yang kemudian dihadiri oleh Kapolsek. Belakangan, Iptu Imran mulai disodori sejumlah prpoposal bantuan, dengan iming-iming akan mendapat mobil mewah.

“Setelah pelaku ini melakukan aktivitasnya di Gorontalo, pelaku mulai meminta sejumlah uang kepada saya pribadi, dengan berbagai alasan. Dari beberapa kali traksaksi rekening bank saya lakukan, sebanyak Rp 3,8 juta uang yang saya transfer ke rekening pribadi pelaku,” ucap Iptu Imran. “Setelah saya menelusuri aktivitas Tidak hanya perwira polisi saja yang ditipu TNI gadungan ini, akan tetapi sudah 45 warga Gorontalo juga mejadi korban.

Ratusan juta rupiah yang ia tipu dari warga itu, pun sudah habis digunakannya selama tiga bulan di Gorontalo. Bahkan dirinya mengakui kepada warga, bahwa dirinya seorang Jenderal Bintang Dua TNI AD dari Kopassus. Dan atribut milik TNI AD miliknya itu, ia dapat dari Makassar. “Atribut ini saya pakai ketika bergabung dengan organisasi Amanah.

Tak ada niat untuk menakuti orang, namun saya pakai dalam rangka pencarian barang antik, atau cari – cari barang pedang samurai,” terangnya. Nunung Katili warga Kelurahan Buladu, juga korban penipuan ini mengakui. Dirinya sudah termakan iming-iming oleh Kopassus gadungan itu. Bahkan Nunung pun rela mengeluarkan uang ratusan juta, hanya untuk membangun kantor untuk digunakan TNI gadungan ini. “saya yang biaya banyak pak. Kalau mo hitung sudah lebih dari 100 juta lebih.

Karena kantor itu saya biayai, alat – alat kantor semua saya yang beli sampai dengan tinta, kertas – kertas saya yang beli. Katanya untuk mempercepat kantor ini,” jelas Nunung. Sementara itu, Kepala Penerangan Korem Kapenrem 133/Nani Wartabone Mayor Infrantri Fathan Ali, mengatakan. Wajah TNI gadungan ini tak asing baginya, karena ia sempat mendapatkan informasi tentang TNI gadungan tersebut melalui media sosial.

Dan sejumlah dokumen yang dijadikan barang bukti oleh Kodim 1304 Gorontalo, lebih memerkuat bahwa TNI gadungan ini pelaku penipuan. “Dia bukan anggota TNI, dia sudah 3 bulan berada disini, untuk melaksanakan penipuan kepada masyarakat. Menurut pengakuaannya dia datang kesini ditelpon oleh orang di buladu untuk beroperasi disini. Pihak kodim menemukan barang bukti berupa atribut TNI, berkas – berkas yang digunakan untuk menipu warga, printer, laptop serta foto – foto Alun yang sedang menggunakan pakaian TNI,” tutur Kapenrem.(rg-62)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.