Kompetisi Global Butuh SDM yang Ahli dan Inovatif

Dr. Titin Dunggio, M.Si, M.Kes pada pelaksanaan Wisuda Program Diploma (D3), Sarjana (S1), Magister STIM Bisnis Gorontalo, STIKES Bina Mandiri Gorontalo dan PPs STIA Bina Taruna Gorontalo yang di Grand Sumberia,

RadarGorontalo.com– Tantangan nyata masyarakat era digital saat ini, adalah kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) akan berorientasi pada kompetensi dan keahlian seseorang yang mampu mengembangkan kemampuan diri secara lebih kreatif dan inovatif serta berdaya saing global berbasis penguasaan teknologi informasi.

“Sehingga apapun bidang ilmu dan kompetensi yang dimiliki para lulusan perguruan tinggi, haruslah dibarengi dengan kekuatan dan kemampuan untuk mampu menguasai teknologi informasi, yang merupakan sebuah keniscayaan pada era menuju revolusi industri 4.0,” ungkap Ketua Senat, Dr. Titin Dunggio, M.Si, M.Kes pada Rapat Senat Luar Biasa dalam rangka Wisuda Program Diploma (D3), Sarjana (S1), Magister STIM Bisnis Gorontalo, STIKES Bina Mandiri Gorontalo dan PPs STIA Bina Taruna Gorontalo yang di Grand Sumberia, Sabtu (17/11).

Dunia kerja yang akan dihadapi lulusan Perguruan Tinggi, kata Dr. Titin, adalah suatu keadaan yang penuh dengan tantangan dan persaingan, sehingga dituntut mampu survive dalam persaingan tersebut.

“Dengan berbekal ilmu pengetahuan, ketekunan belajar, serta spirit yang telah kalian miliki, para lulusan harus mampu memberikan manfaat untuk orang lain, keluarga dan masyarakat.

Bahkan bila memungkinkan seorang lulusan harus mampu menciptakan lapangan pekerjaan untuk orang lain dengan semangat kewirausahaan,” kata Dr. Titin.

Pada kegiatan yang dihadiri oleh Rektor UMI Makassar, Prof. Dr. Basri Modding, SE.,M.Si dan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi dalam hal ini diwakili Drs. Andi Lukman, M.Si selaku Kepala Bidang Kemahasiswaan pada LLDIKTI Wilayah Sulawesi dan Gorontalo itu,

Dr. Titin juga melaporkan perkembangan pengelolaan perguruan tinggi khususnya di STIKES Bina Mandiri Gorontalo, STIM Bisnis Gorontalo dan Pascasarjana STIA Bina Taruna Gorontalo pada periode tahun 2018.

“Dalam rangka mewujudkan rencana strategis perguruan tinggi sebagai PTS yang diharapkan mampu menghadapi berbagai dinamika dan tantangan menuju PTS unggul dan berdaya saing, maka ada 4 (empat) program unggulan yang menjadi fokus pengembangan secara konsisten dan berkelanjutan yang terus diupayakan dan dikembangkan untuk 3 (tiga) tahun terakhir, yakni,

1 Penguatan dan Pengembangan Kapasitas Kelembagaan; 2). Perluasan Akses Kerjasama dan Kemitraan; 3). Peningkatan Produktifitas Akademik dan Non Akademik, serta 4). Peningkatan Kualitas Layanan,” ungkapnya.

Penguatan dan pengembangan kapasitas kelembagaan PTS, kata Dr. Titin, merupakan program yang saat ini sedang dilakukan bersama-sama yayasan yaitu dalam upaya meningkatkan efisiensi dan efektifitas dalam penyeleggaraan PTS serta penyehatan organisasi perguruan tinggi, melalui program penyatuan atau merger beberapa PTS dilingkungan Yayasan Bina Mandiri Gorontalo.

“Kebijakan Penyatuan PTS adalah sebuah langkah yang sangat tepat dan bijak sebagai proses penguatan kapasitas Perguruan Tinggi sekaligus pengembangan organisasi menjadi Universitas Bina Mandiri Gorontalo.

Untuk menjadi sebuah Universitas, dimana sangat dibutuhkan komitmen yang tinggi dari seluruh jajaran pengelola PTS dan Penyelenggara Yayasan, sekaligus dibutuhkan konsistensi dan sprit yang kuat untuk terus mengembangkan Universitas Bina Mandiri Gorontalo menjadi PTS yang unggul dan berdaya saing global dimasa akan datang,” kata Dr. Titin di hadapan para lulusan, orang tua lulusan serta pendamping lulusan. (rg-40)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *