Kodim 1304 Gorontalo Merdekakan Warga Pinogu

TNI bersama sejumlah warga Kecamatan Pinogu saat membut jalan rabat beton ditengah Hutan Nasional Nani Wartabone, yang menuju ke Kecamatan Pinogu.(foto : Abink/RG)
TNI bersama sejumlah warga Kecamatan Pinogu saat membut jalan rabat beton ditengah Hutan Nasional Nani Wartabone, yang menuju ke Kecamatan Pinogu (foto : Abink/RG)

Rintis Akses Jalan ke Pinogu

(RadarGorontalo.com) –  Keterpanggilan 150 personil prajurit TNI AD Kodim 1304 Gorontalo yang dipimpin langsung Dandim Letkol Arm Yuniar Dwi Hantono S.Sos, untuk membuka akses jalan menuju Kecamatan Pinogu, membuat warga Kecamatan Pinogu tersenyum lebar, bahagia dan merasakan merdeka. Karena dengan dibukanya akses jalan tersebut, warga Pinogu menjadi mudah untuk melalui jalan yang dikenal sangat ekstrim itu. Meski hanya dengan panjang 1 Km dan lebar sekitar 2,5 m, jalan ekstrim itu disulap menjadi jalan rabat beton oleh TNI.

Warga setempat sangat bersyukur. Kata Dandim Letkol Arm Yuniar Dwi Hantono S.Sos, “pembuatan jalan rabat beton yang dilakukan jajarannya, selain merupakan bagian dari program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 96, juga wujud kepedulian TNI, untuk mensejahterakan rakyat khususnya warga Pinogu”. Bahkan ia tambahkan, “jalan yang sangat ekstrim ini sepanjang 48 Km yang sulit untuk dilalui dengan kendaraan roda empat. Sedangkan menggunakan kendaraan roda dua saja, membutuhkan waktu sekitar 8 jam, baru bisa sampai ke puncak Kecamatan Pinogu”.

Medannya saja tidak mudah untuk dilalui oleh pengendera yang biasa berkendara di jalan aspal. Tapi harus yang profesional, yakni harus menggunakan ojek yang sering mangkal Di Desa Tulabolo, karena medan esktrim tersebut sering dilewati oleh mereka. “Wajar saja kalau ongkos ojeknya mahal yaitu mencapai Rp. 250 Ribu per orang, tidak seprti ongkos ojek diwilayah lain,” ujar Dandim.

Rombongan TMMD Saat Menuju Kecamatan Pinogu menggunakan ojek (Foto : Abink/RG)
Rombongan TMMD Saat Menuju Kecamatan Pinogu menggunakan ojek (Foto : Abink/RG)

Ia juga menceritakan, bahwa untuk mengawali perjalanan menuju Kecamatan Pinogu, ia bersama anggotanya harus melalui jembatan yang ada di Desa Tulabolo. Setelah melewati jembatan itu, rombongannya bersama dua personil dari Mabes TNI, akan berjumpa dengan tugu gerbang masuk ke lokasi Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (TNBNW). Untuk sampai ke tugu tersebut, rombongannya harus menempuh jarak sejauh 8 Km, dengan melewati 4 hingga 6 pondok yang kerap disebut ‘Sabua’ oleh warga setempat. Belum lagi, jika diperjalanan rombongan dipertemukan dengan sejumlah halangan, seperti tanah longsor dan pohon tumbang.

Meski begitu ekstrim medan yang harus dilalui, dan besarnya halangan yang dijumpai ketika melalui perjalanan menuju Kecamatan Pinogu, sedikitpun tidak mengendorkan semangat para personil TNI AD Kodim 1304 Gorontalo, untuk membuka jalan dari dan ke Pinogu. Jatuh bangun saat melalui medan itu, tidak membuat rombongan yang di pimpin Dandim 1304 Gorontalo tersebut, merasakan lelah. Tapi yang ada jiwa mereka, hanyalah berjuang dan berjuang. “Kami berharap, dengan dibukanya akses jalan tersebut akan memberikan manfaat untuk semua warga Kecamatan Pinogu. Dan akan lebih memberikan kemudahan bagi generasi muda bangsa, untuk melanjutkan studi,” tukasnya. (RG-62/rg)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *