Klaim Basis Suara, Pilkada Gorut Kian Menghangat

Calon Bupati Gorontalo Utara

RadarGorontalo.com – Dalam jadwal yang ada, ajang Pemilukada Gorontalo Utara akan ditentukan usai bulan ramadhan ini. Tanggal 27 Juni nanti, menjadi ajang penentuan siapa yang menang siapa yang kalah. Tensi Pilkada pun semakin naik. Setiap pasangan calon, terus bergerilya mencari dukungannya lewat sosialisasi dan kampanye disemua titik titik kecamatan di Gorontalo Utara. Layaknya waktu adalah uang, jadwal yang diijinkan pihak penyelenggaran KPU nyaris tak pernah dilewatkan setiap pasangan calon. Semuanya dimanfaatkan sebaik-mungkin demi mendulang suara hingga melahirkan siapa yang terhebat di Pilkada Gorut tahun ini.

Saling klaim wilayah pun terjadi diantara semua pasangan calon. Baik IQRA (Indra-Thariq), IMSAK (Thomas Mopili-Suhela), dan NKRI (Roni -Ismail Patamani) sesumbar mengklaim akan basis-basis wilayah mereka. IQRA misalnya, melalui Gustam Ismail, Ketua PKS Gorut, untuk suara suara pinggiran kecamatan masih bisa didominasi oleh pasangan Indra-Thariq. ” Kami yakin itu. Dimana basis Thariq Modanggu, baik Sumalata Timur, Sumalata, Tolinggula dan Biawu, pendukung fanatiq Thariq Modanggu ada disana. ” tukas Gustam. Sementara untuk wilayah Atinggola, Gentuma-Gentuma Raya, Monano dan kecamatan kecamatan yang mendekati Ibukota kecamatan, aman untuk Indra Yasin. ” Beliau adalah putra daerah disana, sehingga wilayah Atinggola dan sekitarnya dalam zona aman,” tukas Gustam. Sehingga dalam kacamata kami selaku koalisi Indra Thariq, kami yakin, daerah daerah ini IQRA aman. Tinggal butuh penajaman dan dijaga.

SUARA TERJAGA

Sementara itu, Hamzah Sidik ketua tim pemenangan IMSAK juga tak mau kalah, dalam hitung-hitungan timnya yang dikaji sampai saat ini lumbung-lumbung suara mereka tetap terjaga. Kecamatan Kwandang, Anggrek, Ponelo Kepulauan, Gentuma, Sumalata Timur hingga Tolinggula. ” Secara demografi ini lumbung suara kita yang sampai saat ini menjadi basis potensial. Imsak akan mendulang suara yang signifikan dan cukup tinggi untuk Base Line diwilayah itu,” tegas Hamzah. Sementara untuk Tomilito, Sumalata, Monano dan Biawu kami cukup manergetrkan sekurang-kurangnya 30 persen, ” Kami cukup memaksimalkan kerja-kerja politik untuk lumbung suara IMSAK disana. Dan secara realistis kami menargetkan suara diatas 50 persen. Data ini juga sejalan dengan grafik unggulnya pak Rusli Habibie di Pilgub kemarin di posisi 73 persen. Ini juga menjadi keunggulan kita di IMSAK,” tegas Hamzah.

MENANG MAYORITAS

Adapun kubu pasangan Roni Imran dan Ismail Patamani (NKRI), melalui salah satu tim suksesnya, Hendra Nurdin, sangat meyakini dukungan dari mayoritas masyarakat di setiap kecamatan yang tersebar di kabupaten paling bungsu di provinsi Gorontalo ini, akan terarah ke NKRI. “Paslon pak Roni dan pak Ismail, akan mayoritas memenangkan Pilkada Gorut. Itu kami yakini, karena hingga pekan ini, itulah kondisi yang terjadi di masyarakat. Basis suara dan pendukung NKRI tersebar merata. Dan, semua program NKRI, begitu terterima, nyaris disemua titik dan pelosok wilayah Gorut.” kata politisi PAN di Deprov Gorontalo ini. “Olehnya, tiada kata lain, hanya satu yakni, Menang dan Menangkan NKRI di Gorut,” pungkas dia, kemarin. (rg-53/rg-28)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *