Ketahuan Buku Nikahnya Aspal, Suami Kawin Lagi, Istri Curhat di Polda

Oktavia (kiri) saat melapor ke Polda Gorontalo

RadarGorontalo.com – Jika perceraian berakhir di Pengadilan Agama, hal ini berbeda dengan Oktavia Poga (29) warga Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara. Pernikahannya dengan MD oknum Anggota Polri aktif yang bertugas di Polres Pohuwato, berakhir dengan laporan di Polda Gorontalo. Dimana MD, dilaporkan atas dugaan pemalsuan buku nikah.

Didampingi keluarga, Oktavia bersama kedua anaknya mendatangi Polda Gorontalo, untuk mempertanyakan tindaklanjut dari laporan atas pemalsuan buku nikah, yang dilakukan suaminya. Buntut dari persoalan itu, Oktavia bersama Ibunya menangis histeris di Bid Propam Polda Gorontalo, saat mendengar penjelasan dari pihak penyidik, yang kurang memuaskan. “Laporan ini sudah masuk sejak bulan Februari lalu, tapi mengapa sampai dengan saat ini belum ada tindaklanjut,” ujarnya saat menangis.

Tangisan Oktavia itu, menjadi sorotan para anggota polisi yang ada saat itu. Beberapa orang anggota dan pengacara mencoba menenangkan Oktavia, yang menangis dengan histeris, hingga akhirnya Oktavia ikut masuk kembali.

Ceritanya bermula sekitar 2014 silam, dimana Oktavia menjalin pernikan dengan MD, yang berstatus anggota Polri aktif berpangkat Brigadir Satu dan bertugas di Polsek Lemito, Pohuwato. Oktavia bersama MD, kemudian melaksanakan pernikahan di Desa Pentadio, Kecamatan Telaga Biru. Disaksikan orang tua Oktavia dan dua orang paman MD, mengucapkan janji sakral pernikahan. Namun Oktavia, mulai curiga ketika status pekerjaan MD, hanya suwasta sementara Ia berstatus anggota Polri. Namun karena alasan MD, bahwa Ia belum cerai resmi dari istri pertama, maka alasan itu diterima Oktavia. Ironisnya lagi, buku nikah saat diterima Oktavia, diterbitkan KUA Tuminting. Sementara mereka melaksanakan pernikahan di Gorontalo.

Dimana, data yang tercantum didalamnya diduga dipalsukan oleh sang penghulu dan juga diduga ikut melibatkan MD. Oktaviapun langsung melaporkan persoalan ini ke pihak Kepolisian Resort Pohuwato. Namun sayangnya menurut pihak Oktavia, laporan ini tidak terproses tuntas di Polres Pohuwato. Pihaknya kemudian mengambil langkah hukum lain dengan melaporkan persoalan ini ke Polda Gorontalo.

Namun laporan itu, tidak memuaskan lagi bagi Oktavia, dimana pemalsuan dokumen negara itu, kuasa hukum Oktavia, Nasir Talib, SH MH mengatakan, polisi lebih menitikberatkan kesalahan dalam kasus dugaan penipuan ini kepada sang penghulu yang belakangan diketahui ternyata telah meninggal dunia. “Menurut polisi kasus ini ada unsur pidana murni, tapi sebaliknya polisi menilai MD tidak terlibat langsung dalam kasus ini, sehingga menurut kami ini tidak benar,” ujar pengacara muda itu. Olehnya, Nasir menegaskan, pihaknya akan terus mengusut kasus ini hingga Oktavia mendapatkan keadilan hukum atas dugaan penipuan yang menurutnya, mellibatkan langsung Briptu MD.

Sementara itu, terpisah Kabid Humas Polda Gorontalo, AKBP Wahyu Tri Cahyono, SIK saat dikonfirmasi membenarkan kasus ini, Menurut mantan Kapolres Bone Bolango itu, kasus ini masih terus didalami oleh pihak penyidik Polda Gorontalo. “Kasus masih ditangani, kalau ada unsur pidana tentu akan kita tindak lanjuti, meski kasus ini melibatkan anggota Kepolisian,” tegasnya. Lebih lanjut AKBP Wahyu mengungkapkan, pihaknya saat ini masih akan melakukan pemeriksaan kepada seluruh pihak yang berkaitan langsung dengan kasus ini. (rg-60)

Comments

comments

One thought on “Ketahuan Buku Nikahnya Aspal, Suami Kawin Lagi, Istri Curhat di Polda

  • 17 August 2017 at 12:07
    Permalink

    ayo dihari kemerdekaan indonesia yang ke 72th ini, mari kita merdekakan mereka-mereka yang sulit mengupayakan penegakan hukum, ketika diperhadapkan dengan oknum-oknum aparat penegak hukum,

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *