Kepsek SD di Gorontalo ini Rangkap Wartawan Tabloid, Begini Tanggapan…

Surat tugas sebagai wartawan, milik oknum ASN Kepala SDN di Kota Gorontalo.

RadarGorontalo.com – Kepsek disalah satu SDN di Kota Gorontalo berinisial SI, mengakui jika dia juga merupakan wartawan salah satu media tabloid. Pengakuan ini, mendapat tanggapan beragam dari berbagai pihak.

Jabatan Kepsek yang dipegang SI adalah sama halnya dia juga merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN). Dalam surat tugas yang diperoleh koran ini tertulis SI punya jabatan penting, Kepala Biro Kabupaten Gorontalo, Koodinator Liputan Kabupaten Gorontalo, Bone Bolango dan Pohuwato. Lembaran surat tugas wartawan, yang tertera nama, foto dan alamat lengkap serta jabatan, milik oknum Kepsek itu. Salah satu bukti, dimana Kepsek tersebut merangkap jabatan wartawan. SI juga mengakui bahwa, dirinya merupakan wartawan dari media online dan tabloid bulanan Nasional. “Iya saya dari media nasional, yang terdaftar di Mabes Polri. Onlinenya setiap hari terbit, kalau tabloid terbit bulanan,” katanya.

Ditjen Otda Kemendagri RI Soni Sumarsono yang dimintakan tanggapan mengatakan, memang tidak ada aturan yang mengatur tentang larangan ASN merangkap wartawan. Hanya saja, etika sebagai aparatur itu, harus dijaga. “Karena ASN terkait sumpah terkait Rahasia Negara,” tegas Mantan Plt Gubernur DKI Jakarta itu, saat dihubungi melalui pesan selular belum lama ini. Boleh atau tidak ASN merangkap jabatan wartawan atau sebaliknya, menurut Ketua PWI Provinsi Gorontalo Haris Zakaria, itu tidak boleh. Karena wartawan itu profesi, sedangkan ASN bukan wartawan. Tapi aparatur pelayan masyarakat, yang dipayungi oleh aturan sendiri dari pemerintah baik daerah, provinsi hingga pusat. “Dewan Pers tidak memperbolehkan ASN sebagai merangkap sebagai wartawan, demikian pula sebaliknya,” ujar Haris. Senada ditambahkan ketua Aliansi Jurnalis Independent (AJI) Gorontalo Deby Mano, yang menegaskan bahwa. Oknusm ASN yang diduga merangkap jabatan sebagai wartawan, itu tak akan mendapatkan perlindungan dari lembaga pers manapun. Termasuk AJI.

Sementara itu, Kepala BKPP Kota Gorontalo Ikhsan Hakim, saat dimintai komentar soal aturan ASN merangkap jabatan sebagai wartawan. Apakah diperbolehkan, atau tidak. Ikhsan Hakim menjelaskan, dirinya baru mengetahui kalau ada informasi oknum ASN Kota, yang merangkap sebagai wartawa. “Aturannya masih akan saya liat, apakah dilarang atau tidak. Tunggu saya kembali ke daerah, sebab saat ini saya lagi mengikuti bimtek di luar daerah,” terang Ikhsan.(rg-62)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *