Kemendag Tunda Hibah Pasar Liluwo

RadarGorontalo.com – Persoalan Pasar Liluwo seakan tak pernah selesai. Rencana kementrian Perdagangan (Kemendag) untuk menghibahkan pasar itu ke Pemkot Gorontalo pun, diputuskan untuk ditunda. Apa pasal? rupanya, dari hasil audit tim kemendag, selain jumlah pedagang yang belum penuhi standar, mereka menemui banyaknya fasilitas yang belum diadakan. Diantaranya, area hijau, tabung pemadam kebakaran hingga fasilitas pengelolaan sampah.

Ini terungkap, saat tim dari Kemendag memaparkan hasil auditnya. Menurut anggota Tim Audit Agus Ziad, Pasar Liluwo masuk kategori tipe satu. Nah, sesuai standar nasional, seharusnya pasar dengan tipe ini, sedikitnya pedagang yang berjualan di dalamnya harus ada 750 pedagang. Tapi itu tak ditemukan di Pasar Liluwo. “kios, los, lapak daging, rumah potong unggas, terlihat masih kosong. Nanti semua temuan ini sudah diperbaiki pihak Pemerintah Kota, baru kita akan hibahkan pasar rakyat itu,” jelas Agus.

Tak cuma itu, pasar dengan konsep modern itu juga, masih banyak kekurangan fasilitas. Diantaranya, pos ukur ulang, ruang menyusui, ruang peribatan, tempat cuci tangan, area penghijauan, area merokok, tabung pemadam kebakaran, pengelolaan sampah berdasarkan 3R, sarana telekominikasi, tempat penyimpanan bahan pangan basah, Hydrant Air dan CCTV.

Menanggapi temuan itu, Walikota Marten Taha menginstruksikan kepada dinas terkait untuk segera meinindak lanjutinya. “Jika dalam jangka waktu satu bulan, entah diakhir bulan September atau awal Oktober padagang belum juga menempati lapak-lapak ini, maka kami akan menertibkan pemeliki lapak itu,” tegas Walikota.

Kadis Perindagkop Kota Irwan Hamzah juga menambahkan, soal belum adanya fasilitas pendukung seperti yang dipertanyakan tim audit tadi, Irwan mengatakan, fasilitas itu akan difungsikan setelah proses hibah dilaksanakan. “Sebab anggaran yang nantinya menanggulangi sejumlah fasilitas itu, akan di ambil dari APBD Pemerintah Kota,” ungkap Irwan. (RG)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *