Kasus Kantor DPRD Kabgor, Mungkinkah ada TSK Baru..?

Proses penggeledahan berkas pekerjaan proyek Kantor DPRD DAN Kabgor dan Rumah Dinas DPRD oleh Tim Kejati di Dinas PU Kabgor. (Foto : Vian/RG)

RadarGorontalo.com – Satu-satunya tersangka dalam dugaan korupsi pembangunan kantor DPRD dan rumah dinas Aleg Kabupaten Gorontalo sepertinya mulai buka mulut. Proyek yang dikerjakan 2008 silam itu, sepertinya akan menjerat tersangka baru. Selasa (14/8), rombongan penyidik dari Kejaksaan Tinggi Gorontalo, tiba-tiba datang dan menggeledah kantor PU Kabgor.

Tim Kejati yang diketuai Agus Wirawan Eko Saputro, SH, MH, datang ke Kantor Dinas PU tepat pukul 11.00 wita. Tim Kejati ini menggeledah beberapa ruangan diantaranya ruangan arsip dokumen kontrak, dokumen kepegawaian dan ruangan keuangan. Proses penggeledahan pun berlangsung cukup lama, kurang lebih 6 jam, karena ada beberapa dokumen yang sudah tidak ada. “Ya, tadi memang sedikit lama karena kami masih mencari beberapa dokumen yang hilang”, ujar Agus Wirawan.

Ditanya soal penetapan tersangka atas kasus ini, Agus Wirawan menegaskan bahwa sampai saat ini, baru satu tersangka yang kami tetapkan yakni Yusuf Harus selaku KPA sekaligus PPA. Adapun kerugian Negara dari kasus proyek ini berkisar satu miliar.

Sementara itu, Kepala Dinas PU, Doni Lahatie saat dikonfirmasi kemarin, turut membenarkan adanya penggeledahan dan penyitaan dokumen berkas pekerjaan proyek kantor DPRD Kabgor oleh Tim Kejati. “Ya, tadi saya sempat kaget karena tiba-tiba dari Kejati datang dan melakukan penggeledahan, tapi meskipun demikian, kami tetap kooperatif, menunjukkan semua berkas yang diminta oleh mereka, meskipun ada beberapa dokumen yang sudah tidak ada aslinya, hanya tinggal kopiannya”, ujar Doni. Dari hasil penggeledahan itu, kurang lebih ada 76 dokumen yang disita oleh Tim Kejati untuk diperiksa lebih lanjut. (RG-52)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.