Kapolda : Kita Jaga Stabilitas Keamanan

Brigjen Pol Rachmat Fudail bersama wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim

RadarGorontalo.com – Berbagai macam ancaman teror terhadap Kepolisian, tidak membuat Polda Gorontalo gemetar. Sehingganya dalam momen HUT Bhayangkara ke 71 ini, dapat mempererat hubungan Kepolisian dengan masyarakat. Dengan begitu Kapolda Gorontalo Rahcmat Fudail menghimbau agar masyarakat jangan takut untuk datang ke Mapolda, Polres dan Polsek untuk meminta pelayanan dan perlindungan hukum kepada Polri. “Disampaikan Presiden di usia ke 71 ini, Polri mampu memberikan dan mewujudkan situasi Kamtibmas yang kondusif.

Polri semakin di cintai oleh masyarakat, untuk itu presiden RI mengucapkan terima kasih kepada Kepolisian,” ujarnya sembari menambahkan, hal ini juga tidak terlepas dari dukungan seluruh elemen bangsa.

Disisi lain, terkait pembangunan SPN Batudaa, Kapolda mengatakan, keberadaan SPN nantinya akan memberikan nilai lokal anggota Polri yang lahir langsung dari SPN Batudaa. Hal ini tentunya kata Rachamat, menjadi penilaian positif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Dengan adanya SPN ini juga sangat diharapkan dapat menangkal paham-paham radikal yang masuk di Gorontalo,” ujarnya.

Rachmat juga meminta kepada Anggota untuk terus meningkatkan pengamanan dan kewaspadaan serta mengajak masyarakat untuk melawan paham radikalisme dan terorisme yang telah menyebar ke sejumlah daerah di Indonesia. “Tetap kita menggunakan pola-pola dalam tugas pokok kita sebagai pelindung, pengayom dan pelayan. Selain itu juga langkah penegakan hukum, langkah-langkah kita tetap melakukan deteksi, preemptif, preventif dan represif,” urainya.

Ditegaskannya, teroris bukanlah musuh Polri, namun musuh bersama, sehingga seluruh elemen termasuk masyarakat harus melawan penyebaran paham radikalisme dan terorisme di Gorontalo. Diharapkan Gorontalo ini kata Rachmat, ke depan tidak ada teroris, dan kita dari masyarakat Gorontalo harus melawan teroris. Karena teroris bukan musuh Polisi dan juga TNI, tapi musuh kita bersama.

Selain itu, Kapolda Gorontalo juga meminta kepada media untuk menyampaikan kepada masyarakat tentang bahayanya paham radikalisme dan terorisme, sehingga tidak menyebar dan terdoktrin. “Saya yakin Isya Allah Gorontalo ini bebas dari teroris, tapi kita tetap harus waspada. Dan tentunya saya mengajak seluruh komponen Masyarakat untuk menyamakan persepsi bersatu dengan Polri untuk membrantas paham radikalisme yang dapat memecahkan persatuan dan kesatuan bangsa,” harapnya. (rg-60)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.