Kampanye di Dulomo Utara, Pendukung ADHA-CBD Bertambah

CALON Walikota Adhan Dambea saat menyampaikan orasi politik dihadapan ratusan masyarakat Dulomo Utara. (foto/dok)

RadarGorontalo.Com – Rabu (28/2), pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota, Adhan Dambea-Hardi Saleh Hemeto (ADHA-CBD) kembali menyapa masyarakat kelurahan Dulomo Utara. Lagi-lagi, pada kegiatan kampanye kali ini, masyarakat Dulomo Utara yang hadir sangat banyak. Memang wajar kalau banyak masyarakat yang hadir di kampanye ADHA-CBD. Selain untuk menemui langsung mantan walikota Adhan Dambea, masyarakat Dulomo Utara ini juga memang sudah sangat siap untuk memenangkan pasangan ADHA-CBD pada tanggal 27 Juni 2018.

Semakin hari kekuatan dukungan masyarakat terhadap pasangan ADHA-CBD semakin besar. Bukan tanpa alasan, sebagian besar masyarakat Kota Gorontalo sudah merasakan program-program dimasa kepemimpinan walikota Adhan Dambea periode 2008-2013 lalu. Makanya, ketika pasangan ADHA-CBD melakukan kampanye di Dulomo Utara, masyarakat itu benar-benar sangat antusias menghadiri kampanye itu. Mengawali orasi politiknya, calon Walikota Adhan Dambea menyampaikan pasangan calon ADHA-CBD memfokuskan pada visi-misi mewujudkan Kota Gorontalo yang mandiri dan religius.

“Kota yang mandiri secara ekonomi dan masyarakatnya yang religius.” ujarnya. Adhan mengatakan bahwa Pilwako adalah pesta demokrasi semua rakyat Kota Gorontalo. Siapapun nanti yang akan menang dan terpilih menjadi Walikota dan Wakil Walikota Gorontalo maka itu adalah pemimpin untuk semua rakyat Kota Gorontalo. “pendukung ADHA-CBD maupun pendukung pasangan calon lain yang sudah dinyatakan tidak memenuhi syarat sebagai peserta pilkada, diharapkan untuk sama-sama bergabung memperbaiki Kota Gorontalo.” ungkap Adhan. Mantan walikota Gorontalo juga ini menegaskan jika dipercaya memimpin Kota Gontalo, maka ADHA-CBD siap melanjutkan program-program dari walikota sebelumnya.

“yang pro rakyat dilanjutkan yang kurang ditertibkan.” paparnya, sembari menyatakan semua program pasangan calon adalah baik-baik. Makanya itu, ADHA-CBD punya program unggulan. Alokasi anggaran Rp. 1 Miliar untuk 1 kelurahan, pemberdayaan ekonomi kerakyatan, subsidi rastra, pengadaan bentor ambulance, jaminan asuransi kematian warga Kota Gorontalo, proyek padat karya infrastruktur kelurahan, operasional majelis talim, operasional PKK dan karang taruna, pengadaan mobil dinas lurah dan operasional RT/RW dan LPM. Program lain adalah membebaskan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bagi rakyat miskin, bebas listrik dan air untuk Masjid, Gereja, Kelenteng, Wihara. Pemberantasan buta huruf Al Qur’an, peningkatan kualitas pendidikan, peningkatan pelayanan kesehatan, asuransi kematian untuk masyarakat, membebaskan biaya parkir di tepi jalan umum serta pemasangan wifi gratis di Masjid-Masjid kecamatan. (Awl)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.