Sen. Mei 20th, 2019

RGOL

Jangan Takut Bicara Politik

Kabgor Sejuta Ternak

2 min read
ilustrasi (Anwar/RG)
ilustrasi (Anwar/RG)

RadarGorontalo.com – Menjadikan Kabupaten Gorontalo sebagai penyanggah kebutuhan daging nasional. Membuat Kabupaten Gorontalo terus berpacu, tidak tanggung tanggung Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo menargetkan 1 juta ternak, sapi, kambing serta itik. Program ini akan diakomodasi melalui anggaran APBN, APBD Provinsi dan APBD Kabupaten Gorontalo, dan tentunya adalah investor.

” Ini memang program NAFAS (Nelson-Fadli) dalam menggerakan ekonomi Kabupaten Gorontalo dari sektor perternakan dan pertanian yang menjadi pendukung program sejuta ternak. Tentunya ini butuh kerja keras dan pengawasalan yang serius, karena pgoram ini jalan tentunya akan mampu menggerakan ekonomi ditingkat masyarakat paling bawah, yakni petani, peternak serta masyarakat lainnya,’ ujar Kadis Kelautan Perikanan dan Peternakan Haris Suparto Tome ST.

Diakui Haris Suparto Tome, saat ini bupati Nelson Pomalingo sedang melakukan lobi lobi terkait dengan adanya rencana investor yang tertarik berinvestasi dibidang peternakan. Ini tentunya menjadi kabar baik untuk Kabupaten Gorontalo. Saat ini katanya memang sudah ada beberapa lokasi yang telah disiapkan untuk menjadi kawasan peternakan seperti di beberapa desa di Kelurahan Limboto dan Limboto Barat, Boliyohuto dan Batudaa Cs.

Selain itu, sesuai seruan bupati saat ini dilarang untuk memotong atau menjual sapi induk betina. ” yang diantar pulaukan rata rata adalah sapi jantan, pelarangan sapi induk betina diantar pulaukan agar perkembangan sapi di Gorontalo tetap terjaga,’ ujar Haris. larangan lainnya adalah program wajib bunting, jadi setiap sapi setiap tahunya harus wajib bunting memalui ensiminasi buatan melalui pendamping yang ada disetiap desa.

Selain itu Haris mengatakan pentingnya soal peningkatan sumber daya manusia (peternak) didalam memelihara serta pengemukan sapi. Karena dalam program sejuta ternak ini, tentunya butuh pengetahuan, apakah itu untuk pengembangbiakan sapi ataupun pengemukan sapi. Sehingga itu nantinya akan ada pola pendampingan (putkati), dimana setiap desa akan ada pemantau hewan ternak yang akan membantu petani terkait dengan program kesehatan, /repoduksi sertalainnya. Sekarang ini jumlah populasi sapi di Kabupaten Gorontalo sekitar 78. 451.000 ternak yang tersebar diseluruh masyarakat. Ke depan ia berharap populasi ini akan tumbuh cepat dalam lima tahun mendatang. (RG-20)

Share

Tinggalkan Balasan