Jukir Ilegal Bisa Pidana, Laporkan Jika Meresahkan

Juru parkir ilegal yang diamankan aparat beberapa waktu lalu (foto-dok)

RadarGorontalo.com – Ini peringatan bagi para juru pakir ilegal yang biasanya mucul setiap ada hajatan besar. Mereka bisa saja dipidanakan, karena dianggal melakukan pungutan liar. Pasalnya, tidak sedikit keluhan masyarakat yang mengaku kurang nyaman dengan keberadaan para jukir ilegal itu. “Ranperda ini dibuat untuk melindungi masyarakat dari parkir-parkir ilegal.

Sebab tidak sedikit parkir-parkir ilegal yang kini beroperasi di kota Gorontalo. Bahkan retribusi yang dimintakan sering melebihi standar. Parahnya, jika masyarakat menolak, maka si jukir dengan beraninya mengancam yang bersangkutan,” tukas Ekwan Ahmad disela-sela pembahasan rancangan peraturan daerah (Ranperda) terkait penyelenggaraan parkir dan pasar.

Pemerintah tidak mungkin menyiapkan lahan parkir ilegal bagi para jukir resmi untuk memungut retribusi demi mendorong PAD Kota Gorontalo. Menurut Ekwan, Jukir liar sering menjamur secara musiman dan mendadak ditempat terlarang, seperti halnya libur lebaran dan sebagainya. “Kita tidak mungkin menempatkan petugas dilahan bukan semestinya.

Jukir resmi pasti memakai seragam resmi pula,” terangnya. Ia pun membeberkan cara yang bisa dilakukan masyarakat untuk mencegah maraknya jukir liar. Pertama, jangan mengikuti bila ada jukir yang membuka di lahan parkir sembarang tempat. Kedua, pengendara lebih bak bertanya kepada jukir terkait kercis bila meragukan. Liat juga dia pakai seragam atau tidak. “Silahkan dilaporkan, ke Dinas Perhubungan ataupun ke DPRD, kami siap memfasilitasi masyarakat,” pungkasnya. (rg-63)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.