Jual Beli Lahan Waduk Bermasalah

RadarGorontalo.com – Lahan untuk pembangunan Waduk di Desa Owata, dipersoalkan keluarga Kau, yang merupakan ahli waris. Pasalnya, salah satu keluarga ahli waris, yang tidak memiliki hak menjual, melakukan transaksi penjualan dengan beberapa oknum Pejabat Pemda dan oknum Anggota DPRD.

Ironisnya, beberapa oknum pejabat itu sengaja membeli tanah budel itu dari salah satu penerima ahli waris, dengan harga murah. “Penjual ahli waris ini, menjual lahan hanya sepihak tanpa ada pemberitahuan dengan ahli waris lainya,” ujar Ketua Laskar Merah Putih Provinsi Gorontalo Syukri Umar.

Dengan modal membeli harga di bawah, kata Syukri, oknum pejabat dapat menjualnya dengan harga tinggi pada saat pembebasan lahan. Pihaknya mencurigai, jika para oknum pejabat tersebut sudah mengetahui harga jual lahan yang sebenarnya.

Persoalan ini terbongkar saat ada pertemuan keluarga, yang membicarakan lahan yang telah di jual salah satu oknum penerima ahli waris. Maka melihat polemik ini, Laskar Merah Putih, akan membantu para keluarga ahli waris, untuk menyelesaikan persoalan ini, agar tidak terjadi silang sengketa. “Dan kami akan siap memproses hukum, jika oknum pejabat tersebut tidak koperatif,” tegasnya.

Lebih lanjut Syukri, berharap kepada Badan Pertanahan Bonebol, untuk tidak menerbitkan sertifikat tanah, yang telah dijual oleh salah satu ahli waris. Dalam waktu dekat ini juga, Laskar Merah putih yang dikuasakan ahli waris, akan menyurati Badan Pertanahan Bonebol. (rg-60)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *