Jadi Warisan Budaya Takbenda, Budaya Gorontalo Bernafaskan Islam

Baju Adat Gorontalo (Anwart/RG)

RadarGorontalo.com – Ditetapkannya 8 budaya Gorontalo sebagai warisan tak benda 2018 oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI, mendapat sambutan hangat dari warga Provinsi Gorontalo. Menariknya 8 budaya yang diakui pemerintah itu, merupakan adat istiadat yang bernafaskan Islam.

“Alhamdulillah, budaya yang diuakui itu semuanya bernafaskan Islam,” ungkap Ibrahim, warga Telaga Biru. Menurutnya, sudah sepantasnya budaya Gorontalo mendapat tempat pengakuan pemerintah pusat. Kedepan adat istiadat Gorontalo, akan menjadi daya tarik wisata tersendiri bagi daerah ini, apalagi budaya-budaya yang dipilih itu, adalah budaya yang bernafaskan Islam.

Bicara soal budaya sendiri, sebelumnya Bupati Pohuwato Syarif Mbuinga, menegaskan tidak akan memberi ruang bagi prosesi adat yang dianggap menyelisih syariat Islam. Hal itu sesuai dengan desakan masyarakat yang menginginkan pemerintah untuk tidak lagi menghidupkan budaya-budaya animisme, sebelum masuknya Islam ke Gorontalo.

Sementara itu sebelumnya, Wagub Idris Rahim menerima sertifikat warisan budaya dari Kemendikbud. Didalamnya ada 8 budaya yang dijadikan warisan budaya tak benda Indonesia 2018. Diantaranya, Dikili, Momeati, Pulanga, Momuhuto, Meeraji, Molalunga, Tolobalango dan Bandayo Poboidu.

“Sertifikat ini merupakan bentuk pengakuan pemerintah terhadap warisan budaya daerah yang merupakan identitas masyarakat Gorontalo,” kata Wagub usai menerima sertifikat. Dikatakan, penetapan Warisan Budaya Takbenda bertujuan untuk melestarikan dan menumbuhkembangkan budaya daerah sebagai kekayaan budaya bangsa. Menurutnya, hal ini sejalan dengan salah satu dari delapan program unggulan Pemerintah Provinsi Gorontalo, yaitu agama dan budaya yang lestari.

Melalui program tersebut, Pemerintah Provinsi Gorontalo secara konsisten terus mengalokasikan anggaran melalui APBD untuk terus melestarikan budaya daerah. “Kita berkomitmen untuk terus memelihara dan melestarikan budaya daerah agar budaya itu tidak punah dan dapat terus diwariskan kepada anak cucu kita,” ujarnya. Kedepan Pemerintah Provinsi Gorontalo akan kembali mengusulkan beberapa budaya Gorontalo untuk ditetapkan menjadi Warisan Budaya Takbenda. (RG-25)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.