Jadi Ikon Pariwisata Baru, Rachmat Gobel Resmikan Ligthing Pakaya Tower

PENAMPAKAN Pakaya Tower yang dihiasi dengan lampu LED produk Panasonic Gobel. (foto-Marlin H)

RadarGorontalo.com – Pengusaha nasional Rachmat Gobel benar-benar punya ide gila. Lampu berkekuatan 15.000 watt yang menghiasi Menara Pakaya Tower akhirnya resmi dinyalakan di malam pergantian tahun 2018-2019.

Konfigurasi apik permainan lampu warna warni menyuguhkan keindahan menara yang dibangun sejak tahun 2003 silam. Terinsipirasi dengan menara Sky Tree di Tokyo, terlihat dalam pikiran Rachmat Gobel, bangunan menara Pakaya Tower yang biasa-biasa saja, kemudian merubahnya menjadi anggun dan menawan.

Ribuan lampu LED yang ramah lingkungan produk Panasonic Gobel itu pun menghiasi Pakaya Tower dan membuat berdecak kagum puluhan ribuan masyarakat yang menyaksikannya. “gila nggak?” tanya Rachmat kepada awak media menggambarkan rasa puasnya.

Bukan saja indah di malam hari, Rachmat juga akan berusaha mempercantik menara Pakaya tower hingga lebih cantik dilihat siang hari. “pokoknya saya bikin deh. teman-teman wartawan lihat saja.

Perlahan ini akan saya ubah, saya sudah pamit pak Bupati dan beliau ijinkan,” ujarnya. Satu hal yang patut diacungi jempot bagi putra asli Gorontalo ini, yakni seluruh biaya lampu ini menjadi tangguh jawabnya. “Iya, saya akan pakai genset.

Keindahan Pakaya Tower yang menjadi ikon baru pariwisata di Gorontalo (foto-Udin Kuku)

Saya tidak akan membebankan daerah untuk mengurusnya. saya sendiri yang akan mengurusnya, tidak akan menggunakan APBD dan PLN,” tegasnya. Bukan itu saja, ada inovasi lain yang akan dibuat pemilik gelar ‘Tibulilango Hunggia’ atau sang pemberi cahaya cerah bagi daerah.

Dimana, Rachmat Gobel akan menjadikan kawasan Pakaya Tower, Mesjid Agung Baiturrahman Limboto, Taman Budaya hingga Taman Menara menjadi satu kesatuan produk pariwisata, untuk menarik wisatawan.

“Dibawah menarah kita tata lagi, ada pusat jajanan seperti food corner dan lainnya. Pokoknya kita buat sebagus mungkin agar orang betah dan nyaman kalau masuk daerah ini.

Limboto akan jadi pusat kunjungan wisatawan,” paparnya. Bukan hanya di Kabgor, Rachmat juga akan menata beberapa objek wisata lainnya yang ada di Gorontalo. (tQen)

Share

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *