Ini Sanksi Pengedar Narkoba Jika Melawan Petugas

Personel Dit Resnarkoba saat berlatih kemampuan tembak reaksi di lapangan Mako Brimob Polda Gorontalo, sabtu kemarin. (Foto : Hms/Polda)

RadarGorontalo.com – Peredaran Narkoba di wilayah Provinsi Gorontalo ternyata tak kunjung sirna, satu pelaku ditangkap muncul pelaku yang lain. Ini menjadikan Polda Gorontalo khususnya Dit Resnarkoba bersama jajaran BNNP terus berusaha memberantas peredaran Narkoba hingga ke akar-akarnya. Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa Narkoba dapat merusak sendi-sendi kehidupan.  Mulai dari kesehatan, psikis hingga kehidupan ekonomi masyarakat bisa menjadi rusak akibat efek buruk Narkoba. Mereka yang sudah pernah mencoba mengkonsumsi Narkoba seolah sulit untuk melepaskannya sehingga terkadang untuk mendapatkan barang haram tersebut berusaha dengan berbagai macam cara, mereka tidak lagi menggunakan akal sehat , tidak lagi takut dengan sanksi hukum yang siap di depan mata, bahkan banyak diantara para pelaku berani melawan petugas guna mendapatkan barang yang diincarnya begitu juga bagi para pengedar, mereka menganggap bahwa Narkoba sebagai bisnis yang menggiurkan, sehingga mereka akan melakukan apa saja demi meraih keuntungan yang besar atas bisnis haram yang digelutinya, sehingga tidah heran banyak perlawanan-perlawanan terhadap petugas dilakukan demi kelancaran bisnis haram tersebut.

Guna mengantisipasi itu semua, Direktur Reserse Narkoba Polda Gorontalo Kombes Pol Totok Tri Wibowo SIK MH terus mengasah kemampuan personelnya dengan berbagai kemampuan baik beladiri maupun menembak. Seperti yang dilakukan pada hari Sabtu (11/8) kemarin, di Lapangan Mako Brimobda Gorontalo, Kombes Totok mengumpulkan personel Dit Resnarkoba untuk melatih kemampuan tembak reaksi. Kita akan terus tingkatkan kemampuan anggota agar siap menghadapi ancaman yang sebenarnya, kita tahu bahwa tugas pemberantasan Narkoba penuh dengan resiko, jika kita lengah bisa saja nyawa melayang, oleh karena itu kita harus siap, dengan latihan rutin seperti ini maka anggota akan semakin terampil dan mahir dalam menggunakan senjata api serta selalu siap dalam menghadapi ancaman yang mungkon terjadi,”terang Totok. Dalam pelatihan menembak tersebut diikuti oleh 25 personel Dit Resnarkoba Polda Gorontalo dan mendapatkan pelatihan langsung dari Instruktur Brimob Polda Gorontalo.

Kabid Humas AKBP Wahyu Tri Cahyono,SIK dalam kesempatan berbeda menjelaskan bahwa Dalam memberantas Narkoba diperlukan peran semua pihak. “Kita ( Polisi) dan BNN terus berupaya memberantas peredaran Narkoba, namun tanpa peran serta masyarakat maupun pihak lainnya maka tidak akan maksimal, Pemberantasan Narkoba menjadi tanggung jawab kita semua, mulai dari diri pribadi, keluarga, Guru, para Ulama, Pejabat Pemerintah hingga Aparat penegak hukum memiliki tanggung jawab dalam pemberantasan Narkoba. (Hms/PoldaGorontalo/vian)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *