Ini Penyebab Marten Nekat Gantung Diri

Marten yang mengakhiri hidunya di tali gantungan

RadarGorontalo.com – Karena tidak direstui untuk menikah oleh keluarganya, Marten (45) Warga Kelurahan Bulotadaa Timur Kecamatan Sipatana harus mengakhiri hidupnya diujung tali, Kamis (13/9) tadi pagi, sekitar pukul 07.00 WITA. Marten yang kesehariaanya sebagai pegemudi angkutan umum ditemukan warga sudah tidak bernyawa dengan posisi sutas tali menggantung di leher. Korban diketahui sudah tidak bernyawa oleh kerabat korban Judin Looyo. Menurut keterangan saksi bahwa dirinya hendak ke halaman belakang untuk melihat ternak yang juga milik korban. Namun saat itu saya mencium bau busuk dari rumah korban, sehingga secara spontan mengajak warga sekitar untuk mencari sumber bau tersebut dan ternyata dari dalam rumah korban yang tak lain adalah Marten sudah menjadi mayat dan melaporkan kejadian ini ke Polsek dan Polres Gorontalo Kota untuk mengevakuasi jasad korban.
Kapolres Gorontalo AKBP Yan Budi Jaya menjelaskan, dari olah TPK, korban mengakhiri dirinya dengan menggunakan tapi jemuran, yang terikat di kayu fentilasi udara ruang tengah rumah korban. Sedangkan posisi korban, tergantung kaki masih menyentuh lantai. Di rumah tersebut pula, korban yang tinggal seorang diri.¬† “Sementara ini, penyebab korban gantung diri belum dapat di pastikan. Kini mayat korban sudah di bawa ke rumah sakit Aloai Saboe untuk dilakukan visum luar, di karenakan pihak keluarga korban menolak untuk di lakukan otopsi,” tutup Kapolres.¬†Diduga Marten melakukan aksi nekat ini sudah beberapa hari, ini dibuktikan dengan bau mayat yang sudah menyengat. (abnk)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.