Ini Lima OPD Pemprov Yang Tidak Capai Target

Suasana rapim evaluasi penyerapan anggaran selang bulan Agustus 2018 yang dipimpin oleh Pj Sekdaprov

RadarGorontalo.com – Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Anis Naki, mengingatkan agar OPD yang belum mencapai target penyerapan anggaran selang bulan Agustus 2018, untuk segera menyelesaikan kendala yang menyebabkan target tidak tercapai. Ini diungkapkan Anis dalam rapat pimpinan (rapim) evaluasi penyerapan anggaran APBD OPD Provinsi Gorontalo untuk serapan bulan Agustus 2018, di ruang Dulohupa Kantor Gubernur Gorontalo, Senin (17/9) kemarin.

Secara keseluruhan, ada 29 OPD yang melampaui/mencapai target fisik dan terdapat 27 OPD yang melampaui/mencapai target keuangan. Meski diakui oleh sekda jika secara total penyerapan anggaran bulan Agustus melampaui target, namun tetap mengingatkan kepada OPD yang tidak mencapai target agar segera menyelesaikan kendala yang ada.

Dalam kesempatan tersebut juga Anis menyebutkan beberapa proyek yang akan diresmikan oleh Presiden Jokowi dalam kunjungannya ke Gorontalo Desember nanti. Beberapa proyek tersebut diantaranya peresmian kampus baru UNG, GORR (Gorontalo Outer Ring Road), PLTU Anggrek, bendungan Randangan. Khusus untuk GORR kata Anis, yang diresmikan baru fungsinya, sedangkan target penyelesaian fisik baru selesai 2019 nanti.

Mantan Asisten Pemerintahan ini juga menyampaikan pesan Gubernur Gorontalo tentang kondisi sekarang yang memasuki musim kemarau, agar SKPD lebih intens untuk turun ke masyarakat. “Gubernur mengingatkan kemarau memasuki bulan keempat. maka kepada semua SKPD diminta menyiapkan semua hal hal yang berkaitan dengan kemungkinan kebakaran,” tandas Anis. Lima OPD yang belum mencapai target yaitu Dinas Kesehatan, Dinas Kominfo, Dinas Kelautan, Dinas PM, ESDM, dan Transmigrasi, serta Dinas Perumahan.

Khusus Dinas Kesehatan, Dinas Kominfo belum mencapai target keuangan sementara Dinas Kelautan, Dinas PM, ESDM, dan Transmigrasi, serta Dinas Perumahan belum mencapai baik target baik fisik maupun keuangan. Deviasi terbesar untuk target keuangan ada pada Dinas Kelautan yaitu 23,06 dimana target 57,47 namun realisasi hanya mencapai 34,41. Sementara deviasi terbesar untuk target fisik ada pada Dinas Perumahan yaitu 13,79 dimana target fisik 59,81 namun realisasi hanya mencapai 46,02. (RG-25)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.