Ciduk Ibu 2 Anak, Polres Pohuwato Amankan 2 Paket Sabu

Evi dan barang bukti, saat diperiksa petugas di Mapolres Pohuwato.

RadarGorontalo.Com – Sesekali telepon genggam milik sopir angkutan umum lintas provinsi itu berdering. Suara perempuan terdengar dari telepon genggam milik sang sopir saat mendekati perbatasan Sulawesi Tengah (Sulteng) – Gorontalo. Mobil angkutan itu bergerak dari arah Sulteng menuju Pohuwato. Perempuan misterius itu terus bertanya apakah sang sopir sudah mendekati Marisa. Pasalnya, perempuan itu rencananya akan menjemput barang miliknya yang dikirim via angkutan umum tersebut. Dan ternyata perempuan itu adalah SD alias Evi (31) warga Desa Moutong Tengah, Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong, Sulteng. Sabtu (24/2) ibu dua anak ini tertangkap tangan memiliki dua paket narkoba jenis sabu. Evi kemudian diamankan petugas Sat Narkoba Polres Pohuwato.

Jika kali pertama aksinya lolos dari petugas, untuk kali ini tidak. Evi sendiri sudah masuk dalam deretan target Sat Narkoba Polres Pohuwato. Kronologis penangkapan Evi dimulai pukul 08.00 wita. Saat itu, polisi menerima informasi adanya kiriman yang diduga berisikan dua paket sabu berasal dari Sulteng. Berhasil memastikan dugaan itu, polisi yang dipimpin langsung Aipda Sit Owen Sumendong langsung bergerak menuju Gorontalo dan Sulteng. Owen langsung memerintahkan dua anggotanya untuk menyamar sebagai penumpang.

Ditengah perjalanan, tepatnya memasuki desa Suka Makmur kecamatan Patilanggio, telepon genggam milik supir berdering. Evi meminta agar supir memberhentikan mobil yang dikemudinya. Evi pun datang untuk menjemput paket kiriman yang dikemas dalam tas berwarna biru. Namun naas, saat mobil angkutan umum itu diberhentikan, dua anggota polisi yang menyamar, ikut turun dari mobil dan langsung menangkap Evi yang baru saja menerima kiriman paket barang berisikan dua paket sabu.

Polisi kemudian melakukan penggeledahan yang turut disaksikan masyarakat dan aparat pemerintah desa setempat. Hasilnya, polisi mengamankan narkoba jenis sabu seberat 2 gram yang dikemas dalam plastik klip ukuran sedang dan disimpin didalam sebuah lampu LED cars berwarna merah. Selanjutnya, pihak kepolisian langsung mengamankan Evi ke Mapolres Pohuwato untuk dimintai keterangan.

“bersangkutan sudah dites urine, tapi hasilnya negatif. Dia bukan pengguna, tapi pengedar.” jelas Kapolres Pohuwato AKBP Dafcoriza, S.IK saat dikonfirmasi melalui Kasat Narkoba Iptu Buraerah. Dari hasil BAP sementara, narkoba jenis sabu ini rencananya akan dijual di wilayah Pohuwato. Menurut Evi, ini kali ke dua dirinya bertransaksi narkoba. Narkoba itu dibeli dari Sulteng via selular dengan harga Rp. 3,5 juta. Narkoba ini kemudian akan dijual di wilayah Pohuwato dengan harga Rp. 500 ribu per paket kecil. Atas perbuatannya, Evi kini ditahan di Mapolres Pohuwato dan diancam dengan Pasal 112 ayat 1 Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Evi terancam hukuman empat tahun penjara. (bink/rg)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *