Horee… Dari pohuwato, Bisa Naik Pesawat

ilustrasi (Anwar/rg)

RadarGorontalo.com – Tahun 2020 mendatang, untuk menempuh perjalanan keluar daerah menggunakan pesawat terbang, warga Pohuwato tak perlu repot ke Bandara Djalaludin di Isimu. Karena bandara Imbodu Kecamatan Randangan, sudah akan beroperasi. Bahkan konon, saat ini sejumlah maskapai penerbangan sudah mulai menawarkan diri, untuk masuk ke Pohuwato.

Bandara Pohuwato sendiri, ditetapkan lewat SK Menteri perhubungan nomor KM 67 Tahun 2006, yang memutuskan lokasi bandara berada di Desa Imbodu Kecamatan Randangan. Luas bandara sekitar 128 hektar. Dalam perjalanannya, proyek yang diperkirakan menelan dana puluhan miliar diawal itu, banyak mengalami kendala, salah satunya pembebasan lahan bandara. Seiring waktu, kabar mengenai kelanjutan pekerjaanya pun tak terdengar lagi.

Nanti setelah pemerintahan Bupati Syarif Mbuinga. Kelanjutan pembangunan bandara, kembali diperjuangkan. 2015 proyek tersebut kembali dikebut, dengan alokasi dari APBN senilai Rp. 17 miliar. Sayang, dana APBN untuk bandara senilai Rp. 55 miliar yang sudah masuk proses lelang, tiba-tiba hangus terkena dampak kebijakan pemotongan anggaran dari pusat. Tapi itu tak membuat Bupati Syarif patah arang. Setelah kembali dilantik untuk periode keduanya, Syarif terus bergerilya ke kementrian agar anggaran untuk bandara kembali diadakan.

Jumat (3/3) pekan, Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso tiba di Pohuwato melalukan peninjauan. Kedatangan sang dirjen membawa angin segar bagi kelangsungan bandara. Bahkan, Agus menyatakan kalau pihaknya akan memberikan dukungan penuh kepada pemerintah daerah, untuk mewujudkan bandara tersebut. Dirinya memperkirakan, 300 sampai 350 miliar anggaran yang dibutuhkan untuk menuntaskan mega proyek itu. Jika tak ada aral melintang, Agus optimis 2020 mendatang, bandara itu bisa beroperasi.

Beberapa pengamat ekonomi mengatakan, jika benar Pohuwato akan miliki bandar udara sendiri, maka daerah itu akan melesat maju. Bahkan bukan tidak mungkin, kemajuannya bisa melampaui ibukota provinsi. Bicara soal transportasi, Pohuwato sudah memiliki pelabuhan fery dan pelabuhan barang. Keberadaan bandara akan melengkapi ketersediaan sarana transportasi di daerah itu. Peluang investasi pun akan terbuka lebar. (rg-34)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *