Hidupkan Perekonomian Warga Huangobotu, ADHA-CBD Janjikan Ini

KAMPANYE terbatas pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota, Adhan Dambea-Hardi Saleh Hemeto di kelurahan Huangobotu. (foto/arlank)

RadarGorontalo.Com – Calon Walikota dan Wakil Walikota Gorontalo, Adhan Dambea-Hardi Saleh Hemeto Cinta Budi Doku (ADHA-CBD) melaksanakan kampanye di kelurahan Huangobotu, minggu (4/3) kemarin. Kegiatan kampanye yang dihadiri hampir 1000 orang ini mengulas berbagai program pasangan yang mengusung jargon tertibkan dan luruskan ini. Calon Wakil Walikota, Hardi Saleh Hemeto menyampaikan alasan kenapa dirinya siap mendampingi Adhan Dambea pada Pilwako kali ini.

“saya tertarik dengan ide-ide program yang dirancang pak Adhan.” katanya. Selain itu, Hardi juga salut dengan kebijakan Adhan Dambea sewaktu menjabat Walikota periode 2008-2013 lalu. “waktu pak Adhan walikota lalu, program pembangunan di kota sangat banyak. pak Adhan mampu mengkhatamkan lebih kurang 35 ribu masyarakat Kota Gorontalo. Luar biasa.” urainya. Hardi yang juga berlatar belakang pengusaha ini mengaku siap untuk selalu memperjuangkan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, terlebih didalam mengembangkan usaha-usaha kecil masyarakat.

Makanya kata Hardi, didalam program ADHA-CBD ada namanya program Rp. 1 miliar 1 kelurahan. “dari jumlah Rp. 1 miliar itu, ada lebih kurang Rp. 200 juta untuk modal usaha masyarakat kecil.” ungkap Hardi. Sementara itu, Walikota Adhan dalam orasi politiknya mengatakan, jika masyarakat memenangkan ADHA-CBD sebagai walikota dan wakil walikota pada Pilwako 27 Juni 2018 mendatang, maka program pertama adalah mengaktifkan atau membuka operasional terminal Dungingi.

Karena menurut Adhan, salah satu cara untuk menghidupkan usaha perekonomian masyarakat di Huangobotu adalah dengan mengoperasikan terminal Dungingi. “kalau terminal ini sudah beroperasi, maka insya Allah perputaran ekonomi akan berjalan sehingga usaha-usaha masyarakat disekitar terminal bisa lebih hidup dan berkembang.” jelasnya. Selain program menoperasikan terminal Dungingi, Adhan juga memaparkan beberapa program lain.

Diantarnya subsidi rastra, pengadaan bentor ambulance, jaminan asuransi kematian warga Kota Gorontalo, proyek padat karya infrastruktur kelurahan, operasional majelis talim, operasional PKK dan karang taruna, pengadaan mobil dinas lurah dan operasional RT/RW dan LPM. Program lain adalah membebaskan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bagi rakyat miskin, bebas listrik dan air untuk Masjid, Gereja, Kelenteng, Wihara. Pemberantasan buta huruf Al Qur’an, peningkatan kualitas pendidikan, peningkatan pelayanan kesehatan, asuransi kematian untuk masyarakat, membebaskan biaya parkir di tepi jalan umum serta pemasangan wifi gratis di Masjid-Masjid kecamatan. (awal/rg)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.