Hendak Melaut, Warga Hutamonu Tenggelam

Proses pencarian dan evakuasi korban tenggelam. (FOTO : ZUL/RG)
Proses pencarian dan evakuasi korban tenggelam. (FOTO : ZUL/RG)

RadarGorontalo.com – Puluhan warga Desa Hutamonu yang dibantu Tim SAR dan BPBD Kabupaten Boalemo berjibaku melakukan pencarian terhadap Imran Ma’ruf (25) warga Desa Hutamonu yang tenggelam saat hendak melaut.

Kejadian bermula ketika koban bersama Ade salah seorang rekannya hendak bersiap untuk melaut pada Jumat(18/11) sekitar pukul 16.10 Wita. Namun saat hendak bersiap melaut, rekan korban sempat melihat korban yang tenggelam sekitar pukul 17.30 Wita. Melihat kondisi korban, Ade pun berusaha menolong korban, namun naas, korban tak sempat tertolong hingga akhirnya tenggelam dan dinyatakan hilang pada pukul 18.20 Wita. Warga yang dibantu tim SAR dan BPBD Kabupaten Boalemo terus berupaya melakukan pencarian hingga pukul 23.00 Wita. Namun korban tak kunjung ditemukan.

Pencarian kembali dilanjutkan pada Sabtu (19/11) beberapa perahu nelayan turut dikerahkan untuk membantu proses evakuasi. Akhirnya, setelah melakukan pencarian selama dua jam, jasad korban berhasil ditemukan sekitar pukul 09.00 Wita. Dengan kondisi utuh, namun terdapan beberapa luka kecil dibagian kelopak mata, bibir dan telinga. Proses evakuasi jasad korbanpun menjadi tontonan warga sekitar. Sesaat setelah jasad korban berhasil dievakuasi, isak tangis keluargapun pecah saat menggiringi jenazah korban untuk disemayamkan dirumah duka yang tak jauh dari lokasi tenggelamnya korban.

Kapolsek Botumoito, IPTU.Abubakar Rahim mengungkapkan, kematian korban murni kecelakan. Pihak keluarga korban telah menerima dengan ikhlas atas musibah yang menimpa korban, dan pihak keluargapun menolak untuk dilakukannya proses autopsi terhadap jasad korban. “Ini murni musibah. Pihak keluarga tidak merasa keberatan, dan telah dibuatkan surat penolakan untuk autopsi atas pemintaan keluarga,” ungkap Iptu Abubakar.

Sementara itu, Mengki Pomanto selaku kepala seksi rekonstruksi pasca bencana BPBD Kabupaten Boalemo. Menghimbau kepada warga sekitar untuk tetap berhati – hati saat hendak melaut. Untuk mencegah hal serupa kembali terjadi.”Kami dari BPBD dan tim SAR menghimbau kepada warga untuk dapat lebih berhati – hati. Dan dapat mempersiapkan alat keselamatan saat hendak melaut,” pungkasnya. (RG-59)

Share

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *