Gorontalo Masih Rawan Pemadaman Listrik, Cepat Selesaikan PLTU Anggrek

ilustrasi (Anwart/RG)

RadarGorontalo.com – Gorontalo memang surplus listrik, tapi dengan berbagai alasan pemadaman masih saja terjadi. Ironisnya yang sering kena dampak negatifnya adalah Gubernur Rusli Habibie dan Wakil Gubernur Idris Rahim. Dihadapan manajer PLN Gorontalo yang baru, Gubernur Rusli meminta agar PLN bisa mendorong percepatan pembangunan PLTU Anggrek 50 MW, yang sudah bertahun-tahun dikerjakan tapi belum selesai.

Saat menerima Edi Cahyono Manajer PLN baru, Rusli mengatakan, saat ini tingkat kerawanan terjadinya pemadaman listrik di Provinsi Gorontalo, masih terbilang tinggi. Banyak hal penyebabnya, salah satunya pembangkit diesel milik PLN yang sudah berusia tua dan butuh perawatan. Disisi lain, saat ini pertumbuhan pengguna listrik baru terus bertambah. Dalam kesempatan yang sama, Rusli juga meminta PLN agar bisa memenuhi kebutuhan listrik masyarakat Gorontalo khususnya mereka yang ada di wilayah pelosok.

Hal senada juga diungkapkan Wakil Gubernur Idris Rahim saat menerima kunjungan Edi di Rumah Jabatan Wagub, Selasa (7/3). Wagub menilai, masalah pemadaman listrik masih kerap terjadi di Gorontalo dan dikeluhkan warga. Butuh komunikasi dan sinergitas semua pihak, paling tidak jadwal dan waktu pemadaman dapat tersosialisasi dengan baik. “Kalau pemadaman listrik, saya sama pak gubernur yang jadi sasaran. Kami bahkan dimaki-maki rakyat kami sendiri. Tapi ya sudah begitulah resiko jabatan,” kata Idris. Sementara itu ebagai manajer PLN yang baru, Edi mencoba membangun komunikasi dengan pimpinan daerah termasuk unsur Forkopimda di Gorontalo. Ia berharap kerjasama yang telah terbangun selama ini dapat ditingkatkan untuk kinerja PLN yang lebih baik. (RG-25)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.