Gencar Razia Jelang Ramadhan

Walikota Gorotalo Marten Taha saat memimpin apel razia Justicia berlangsung di rudis Walikota Rabu, (24/5)

RadarGorontalo.com – Menjelang Bulan Suci Ramadhan 1438 H, Pemerintah Kota Gorontalo melakukan koordinasi bersama jajaran Forkominda dan SKPD untuk menggelar razia penyakit masyarakat (Pekat) pada Rabu, (24/5) malam. Kegiatan apel personil yang digelar menjelang bulan Ramadhan melibatkan puluhan petugas Satpol PP, Kepolisian dan TNI.

Dalam arahan Walikota Gorontalo Marten Taha kepada seluruh personil saat memimpin apel di Rudis Walikota tadi malam mengatakan bahwa operasi ini adalah operasi Justicia dilaksanakan 2 minggu sekali dan pada biasanya Sabtu malam dan malam Minggu. Kata Walikota akan tetapi ini menjelang Ramadhan kita laksanakan malam ini karena berhuhubung 3 hari lagi sudah memasuki Ramadhan.

Adapun yang menjadi sasaran dan target operasi yakni melakukan pemberatasan peredaran terlarang seperti narkoba dan minuman keras, sabu-sabu dan segala jenis barang haram yang harus kita razia. Tempat-tempat penjulan miras ilegal, tempat kos yang sudah menjadi tempat mesum akan dilakukan peggrebekan untuk ditertibkan dan masalah keamanan gangguan masyarakat terhadap geng-geng motor untuk diamankan. “Jadi pada awal Ramadhan kita akan tutup rumah makan dan restoran tidak bisa berjualan secara terbuka disiang hari, kemudian tempat hiburan malam tidak bisa beroperasi pada jam-jam ibadah dan menjaga konditifitas kaum yang sedang menjalankan ibadah puasa,” terangnya.

Ditanya kalau ada beberapa pemlik rumah makan atau restoran yang membandel dalam aturan ini? dengan tegas Marten menjelaskan jika tidak ada yang mentaati maka akan diberikan sangsi seperti dicabut izin usahanya. Selain itu ditanya mengenai hiburan bioskop XXI apakah akan ditindak pada bulan Ramadhan? Kata Walikota bahwa kita hanya minta kepada pengelola untuk tidak memutar film-film yang fulgar dan jangan memutar pada saat umat islam menjalankan ibadah sholat taraweh. Jadi ada kelonggaran untuk tempat hiburan XXI, karena yang kita berantas adalah maksiatnya bukan kegiatan ekonominya.

Sepanjang pihak pengelola memutar film religi dibulan Ramadhan itu lebih bagus dan menjadi hiburan menarik bagi umat islam akan tetapi jangan diwaktu sholat taraweh itu tidak dibolehkan. “Jadi saya berharap kepada seluruh personil yang bertugas melaksanakan razia ini bisa melaksanakan tanggungjawab, humanis, tegas melakukan penindakan sehingga operasi ini bisa berjalan tertib dan sukses. Dan menjelang 3 hari ini memasuki bulan Ramadhan kita akan menutup tempat hiburan yang mengganggu aktifivitas jalannya ibadah puasa,” pungkasnya. (RG-54)

Berita Terkait

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *