Gas Melon Kosong, Warga Panik

Terlihat warga saat mengantri pada saat gas elpiji diturunkan ke pangkalan yang di distribusikan kewilayah Kecamatan Tapa Kabupaten Bone Bolango.

RadarGorontalo.com – Sepekan terakhir warga dibuat panik, karena kelangkaan gas elpiji 3kg. Dan ini terjadi hampir di seantero Provinsi Gorontalo. Ada yang bilang ini terkait pencabutan subsidi, serta hal lainnya.

Kepala Bidang LPG provinsi Gorontalo, Walid Bahmid ketika dikonfirmasi Wartawan RADAR kemarin menjelaskan adanya kelangkaan gas elpiji itu disebabkan adanya kesalahan teknis bahwa kapal yang memuat gas elpiji mengalami kerusakan. Selain itu dengan adanya cuaca buruk membuat kapal yang memuat gas elpiji tidak bisa merapat ke pelabuhan Gorontalo. “Jadi kami minta warga jangan panik saat ini terkait persoalan gas elpiji penyalurannya sudah mulai normal,” tegas Walid.

Lebih lanjut Walid menegaskan terkait suplay gas elpiji ke Gorontalo saat ini kita ambil dari daerah Kotamobagu dan kapalnya sudah tiba sejak Kamis kemarin pada jumat dimulai pembongkaran dan langsung disalurkan ke setiap pangkalan-pangkalan untuk dijual ke masyarakat bahkan sejak Minggu biasanya tidak ada penyaluran kita buka untuk disalurkan disetiap pangkalan bahwa penyalurannya lebih. “Jadi disamping adanya kelangkahan gas elpiji ini memang kita saat ini sedang melakukan sosialisasi untuk gas berukuran 5,5 kilo, 12 kilo dan 50 kilo untuk disalurkan bagi golongan masyarakat mampu seperti pemilik usaha dan lain-lainnya. Dan perlu kami tegaskan kembali adanya kelangkaan gas elpiji ini jika ada pangkalan memanfaatkan dengan menaikan harga seperpun itu bisa melaporkan kepada kami untuk ditindaklanjuti dengan sangsi pangkalan tersebut akan ditutup,” pungkasnya. (RG-54)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *