Gali Potensi, Bangkitkan Kembali Olah Raga Tinju Gorontalo

Danyonif 715 Motuliato Mayor Inf. Gunnarto, SH bersama anggota yang giat berlatih tinju disela – sela aktifitas dan tugas sebagai anggota TNI.

Sasana Tinju Motuliato Boxing Camp

RadarGorontalo.com – Olah raga tinju dibangkitkan kembali di Provinsi Gorontalo. Sekian lama tak ada aktifitas berarti, olah raga tersebut kini mulai digiatkan di Markas Yonif 715 Motuliato. 6 prajurit beberapa bulan terakhir ini, giat berlatih meski peralatan maupun perlengkapan seadanya. Samsak, skipping dan sarung tinju kini mewarnai aktifitas mereka dalam naungan Sasana Tinju Motuliato Boxing Camp. Mereka dibawah bimbingan langsung Danyonif Mayor Inf. Gunnarto, SH serta pelatih yang juga purnawirawan TNI Heri Jangaridu.

Kepada RADAR disela – sela memantau aktifitas latihan, Gunnarto menjelaskan bahwa, olah raga ini sebenarnya punya potensi besar di Provinsi Gorontalo. Selama ini dia melihat, animo masyarakat terhadap olah raga tinju, mulai hilang bahkan bisa dikatakan tak ada lagi. Dia sempat berdiskusi dengan sejumlah pihak terkait nasib olah raga tinju di Provinsi Gorontalo. Di Yonif 715 Motuliato sendiri selama ini, olah raga bela diri Yongmoodo sudah berkembang pesat. Tidak ada salahnya untuk kemudian dilakukan pengembangan untuk olah raga yang menurut dia juga, sebenarnya punya potensi besar jika diseriusi. “Olah raga tinju, ini bisa dikembangkan di Provinsi Gorontalo, prinsipnya kami dari TNI punya keinginan yang sama dalam pengembangan olah raga,” kata Gunnarto.

Apalagi jika diseriusi sejak sekarang, olah raga ini bisa melahirkan prestasi yang membanggakan diberbagai iven dan tingkatan, salah satunya adalah Pekan Olah Raga Nasional (PON). Disinggung tentang organisasi yang menjadi wadah olah raga ini, Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina), Gunnarto mengakui bahwa, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Bupati Gorut Indra Yasin. “Beliau memberikan respon positif, selanjutnya kami berharap ini bisa ditindak lanjuti secara bersama – sama untuk membentuk Pertina Kabupaten Gorut,” ungkapnya. Bukan tak mungkin, olah raga tinju yang sekian lama terkesan vakum, akan kembali bangkit dan itu dimulai dari Kabupaten Gorut, daerah terbungsu di Provinsi Gorontalo. Gunnarto sendiri belakangan diwacanakan untuk bisa memimpin Pertina Kabupaten Gorut. Untuk hal itu, dia sendiri belum mau berkomentar banyak. Gunnarto lebih pada mengajak untuk memaksimalkan olah raga tinju kedepan.

Sementara itu, Pelatih Heri Jangaridu juga mengakui bahwa, olah raga ini harus dibangkitkan kembali di Provinsi Gorontalo. Dalam iven terakhir ditingkat nasional, Provinsi Gorontalo hanya mengirimkan atlet dari daerah luar. “Padahal, kita punya atlet yang jika diberikan latihan secara intensif, fasilitas memadai, maka tentu akan mengharumkan nama daerah,” ujar Heri. Purnawirawan TNI ini seakan tak lelah melatih 6 prajurit yang sebelumnya juga, memang punya latar belakang sebagai atlet tinju. 6 prajurit tersebut masing – masing, Prada. Christian Samori, Prada. Triyanto, Prada. Wahyu Winardi, Serda. Napolion, Prada. Liliyanto dan Prada Sidik. Untuk memaksimalkan latihan yang dilakukan selama ini, bersama Pemkab Gorut direncanakan akan menggelar semacam pertandingan eksebisi. Sasana Tinju Motuliato Boxing Camp ini juga kata Gunnarto, terbuka bagi masyarakat yang ingin bersama – sama mengembangkan bakat dan potensinya dibidang olah raga tinju. Semoga, olah raga tinju di Provinsi Gorontalo bisa bangkit dan mampu melahirkan prestasi dimasa mendatang. Dukungan semua pihak, pemerintah dan masyarakat dibutuhkan. (rg-51)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.