Eks Doly Masuk, Alexis Nihil

RadarGorontalo.com – Dalam lanjutan pembahasan APBD 2018 di hari kedua kemarin, yang direncanakan mengakomodir APBD untuk 13 SKPD, turut terungkap pendataan yang dilakukan oleh pihak Badan Kesatuan Pembangunan Politik (Kesbangpol) provinsi Gorontalo. Yang menyebutkan, bahwa dampak dari telah ditutupnya kawasan lokalisasi di Gang Doly Surabaya-Jawa Timur, telah merambah masuk di wilayah provinsi Gorontalo. Dimana, para eks penghuni Doly ini, sudah cukup lama berbaur dengan aktivitas sosial masyarakat di provinsi Gorontalo. Dengan menggeluti sejumlah ruang lingkup aktivitas mereka. Sayangnya, terkait jumlah eks penghuni Gang Doly yang telah masuk ke wilayah Gorontalo, pihak Kesbangpol provinsi, tidak menyebutkan secara detail.

Bagaimana, dengan pasca ditutupnya atau tidak diperpanjangnya izin kawasan elite di ibukota Jakarta, bernama Alexis? Yang aktivitas prakteknya tidak jauh berbeda dengan yang di Gang Doly? Pihak Kesbangpol mengaku, sejauh ini untuk eks penghuni Alexis, belum terdata masuk di Gorontalo. “Jadi, baru eks penghuni Gang Doly saja, yang menurut pengakuan pihak Kesbangpol, telah ada data-datanya, masuk di provinsi Gorontalo. Sementara, eks penghuni Alexis, masih nihil belum ditemukan,” ungkap Anggota Badan Anggaran (Banggar) Deprov, Awaludin Pauweni, seusai mengikuti rapat pembahasan APBD 2018, bersama SKPD dari Badan Kesbangpol provinsi Gorontalo itu. “Olehnya, harapan kami (Deprov), sebagai sesama WNI yang baik, kita terima mereka (eks Doly) berkecimpungan, berbaur serta beraktivitas dalam hal-hal yang positif, dengan masyarakat Gorontalo. Hanya saja, terkait praktek-praktek masa lalu yang diduga mereka lakukan selama di (Gang) Doly, janganlah diperbuat di Gorontalo. Karena ingat, Gorontalo memegang teguh falsafah Adat Bersendikan Syara’ dan Syara’ Bersendikan Kitabullah. Sangat tak elok, jika ada kawasan lokalisasi di Doly, pindah beraktivitas di daerah ini (Gorontalo). Iya kan?” tandas politisi PPP ini. (ay1)

Berita Terkait

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *