Ekonomi Lesu, Dealer Motor Gigit Jari

RadarGorontalo.com – Hampir sudah seperti tradisi, setiap menjelang lebaran, banyak warga yang berbondong-bondong untuk membeli kendaraan bermotor. Entah dengan cara kredit atau cash. Tapi beberapa tahun terakhir, penjualan kendaraan bermotor terus turun bahkan cenderung terjun bebas. Lesunya perekonomian, ditambah dengan pencabutan dan kenaikan tarif dasar listrik, membuat ekonomi masyarakat makin terpuruk.

Seperti diakui Andi, Kepala Cabag Direl Honda. Menurutnya, tahun kemarin menjelang Ramadhan dan lebaran hasil penjualan mencapai target, yaitu 200 unit kendaraan bermoator yang habis terjual. Sementara untuk tahun ini, menjelang ramadhan dan lebaran hanya 180 unit motor saja. Sementara itu, Kepala Cabang Diler Yamaha Idham Ali, menuturkan tahun kemarin Yamaha meliki target jual sekitar 1000 unit motor, namun tahun ini hanya 800 unit saja. “Tahun kemarin dari taget 1000 unit yang dijual, telah melampaui target. Namun untuk tahun ini kita hanya target 800 unit, itu pun tidak capai target,” ujarnya.

Dijelaskannya, hasil survey Yamaha di tahun ini daya beli masyarakat mengalami penurunan, sehingga target jualan Yamaha hanya 800 unit. Daya beli masyarakat yang mengalami penurunan, diakibatkan dengan pertumbuhan ekonomi Gorontalo yang melemah. Ditambah lagi dengan bencana alam seperati banjir, yang mengakibatkan gagal panen disejumlah wilayah. Belum lagi saat ini, masih musim angin timur, sehingga sejumlah nelayan tidak berani turun untuk menangkap ikan. “Beberapa faktor inilah, yang kami pikir berapengaruh terhadap daya beli masyarakat,” urainya.

Berbeda lagi dengan Diler Suzuki, seperti yang disampaikan Human Resource Development (HRD) Diler Suzuki Topan, untuk tahun ini khususnya menjelang ramadhan dan lebaran, Suzuki memiliki penjualan yang cukup tinggi. “Tidak ada bedanya dengan tahun kemarin, hasil jualan kendaraan bermotor biasanya menjelang ramadhan dan lebaran mengalami peningkatan. Itu pun hanya menjelang ramadhan dan lebaran saja,” ungkapnya.

Menurut Topan, bulan ini saja ada 60 konsumen yang tinggal menunggu kendaraan akan diantar, yang sementara menunggu pengairiman dari Manado. Sehingga kata Topan, menjelang ramadhan dan lebaran merupakan keuntungan bagi Suzuki, dimana di bulan ramadhan banyak masyarakat yang berminat di kendaraan Suzuki. “Biasanya hasil jualan kami di bulan ramadhan mencapai 100 lebih, dibandingkan dengan bulan-bulan lain, yang hanya capanya hanya sekitar 50 kendaraan per bulan,” ungkapnya. (rg-60)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *