Dugaan Korupsi Pengadaan Al Qur’an, Kejati : Tidak Mungkin Dilakukan Satu Orang

Masih Ada Yang Akan Menyusul?

RadarGorontalo.com – DS alias Dar mantan Kadiknas Kota Gorontalo, yang menjadi tersangka dugaan korupsi pengadaan Al Quran dan buku Iqra, tidak sendiri. Walaupun tidak secara gamblang diungkap, namun Kejaksaan Tinggi Gorontalo memberikan signal, bahwa dalam kasus korupsi tak mungkin tersangkanya hanya satu orang.

Jawaban tentang siapa yang bakal menyusul Dar sebagai tersangka dalam dugaan korupsi yang sama, diungkap Kejati Gorontalo, dalam perss gathering, Jumat (9/12). Saat itu, Asipidus Kejati Meran Djeman SH, dimintai penjelasan seputar kasus yang menjerat Dar, dan apakah masih ada tersangka lainnya yang dibidik Kejati?. Menjawab itu, “Dalam kasus korupsi, tidak mungkin hanya dilakukan satu orang saja, pasti ada tersangka lain dibalik kasus tersebut,” ujarnya.

Meran menjelaskan, kasus tersebut sudah ditangani Kejari Kota Gorontalo, dan sudah dilakukan penahanan terhadap Dar Bulan Oktober lalu. Kasus yang menjerat mantan Kadiknas Kota tersebut, yakni kasus pengadaan Alquran dan buku Iqra senilai Rp 249 juta tahun 2007, dan Rp145 juta pada tahun 2008 dengan total anggaran Rp lebih dari Rp 392 Juta. Dan kerugian negara atas kasus korupsi pengadaan Alquran dan buku Iqra itu sebesar Rp141 juta “Kami belum tahu siap tersangka selanjutnya. Yang pastinya namanya kasus korupsi, pasti tidak hanya satu orang tersangkanya,” tutur Meran.(rg-62)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.