Diduga Terjerat Kasus Pelecehan Seksual, Oknum Pejabat PT. Telkom Dipolisikan

Diwawancarai, walau pun terbata-bata memberikan keterangan akibat trauma, kejadian dialami korban.(f/Bink)

RadarGorontalo.Com – Sudah berkeluarga, tapi masih saja ‘nakal’ terhadap wanita lain. Akhirnya, oknum pejabat besar di PT. Telkom Gorontalo itu, harus berususan dengan Kepolisian Gorontalo Kota. Sebut saja SH, atau lebih dikenal dengan panggilan Pak Man. Orang kedua di PT Telkom Gorontalo, yang terjerat dugaan kasus pelecehan seksual terhadap PA Rabu (28/03) sore kemarin, di ruang kerjanya.

Aksi pelecehan Boss terhadap karyawatinya itu, bermula saat pelaku menghubungi korban melalui pensan aplikasi selular (Telegram.red). Dan meminta korban untuk segera ke ruang kerjanya, untuk membahas beberapa program kerja yang sebelumnya sudah direncanakan. Ditengah membicarakan program kerja itu, tiba-tiba pelaku mengatakan bahwa dirinya memendam rasa cinta dan suka terhadap korban, sudah sejak lama. Parahnya lagi, pelaku sempat merayu korban dengan kata-kata. Padahal diketahui, baik pelaku dan korban, sudah berstatus nikah atau berkeluarga. Bahkan, istri dari pelaku tersebut, juga merupakan karyawati di PT. Telkom Gorontalo.

“Usai membahas tentang program kerja, tiba-tiba pelaku merayu saya dengan kata-kata. ‘Tiba-tiba saya ini dekdekan, karena kamu sudah didepan saya,” ucap PA, mengutip kalimat yang diungkapkan pelaku terhadapnya.

Obrolan dalam aplikasi pesan selular (Telegram.red), pelaku dan korban.(f/Bink)

Meski sudah dirayu sedemikian rupa, sedikit pun korban tak memberikan respon balik, terhadap pelaku. Akhirnya sipelaku itu berdiri dan menutup rapat pintu ruang kerjanya, kemudian berjalan ke arah belakang korban. Dan langsung memegang dagu, serta mencium korban dibagian bibir sedikitnya tiga kali. Merontah dengan cara menggeleng-gelengkan kepala, pun dilakukan korban sehingga pelaku melepaskan aksinya. Dengan cepat korban langsung berlasan keluar ruang kerja itu, untuk melanjutkan pekerjaanya yang belum selesai.

“Sambil berlari-lari kecil keluar dari ruang kerja itu, saya menahan tangis. Dengan pikiran yang bercampur aduk karena trauma, saya pun tidak melayani pelanggan yang ada dihadapan saya. Tapi akhirnya tangis saya pecah, dan saya menceritakan pada rekan kerja saya kejadian itu,” ungkap PA, dengan mata berkaca-kaca.

Rasa takut dan trauma yang masih menyelimuti, membuat korban mengambil sikap, untuk pulang lebih awal ke rumahnya. Dan menceritakan kejadian itu pada keluarga, termasuk suaminya. “Saya bersama suami, dan keluarga sudah melaporkan dugaan kasus ini ke Polres Gorontalo Kota, dan sudah dilimpahkan ke Unit PPA Polres Gorontalo Kota,” terangnya.

Sementara itu Kapolres Gorontalo Kota AKBP Yan Budi Jaya, secara terpisah dihubungi media ini melalui selular. Juga membenarkan dugaan kasus pelecehan seksual tersebut, dilakukan oknum pejabat PT. Telkom Gorontalo. “Laporan dari korban sudah kami terima, dan dugaan kasus ini dalam proses di Unit PPA Mapolres Gorontalo Kota,” ungkap Kapolres.(rg-62)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.