Di Kota Gorontalo, Orang Tionghoa pun Terima Kartu Sejahtera

Kartu Sejahtera Kota Gorontalo

RadarGorontalo.com – Kelurahan Limba B mulai melakukan survey terhadap tingkat kepuasan rakyat terhadap 8 program Marten Taha. Meski hasil surveynya masih berjalan, namun dari beberapa warga yang didatangi rata – rata mengaku sangat puas dengan pemerintahan Marten Taha.

Pemilik kios kecil di Moh Yamin II, yang akrab dipanggil Ta Jami ini mengaku, sangat suka dengan program Marten. “Ti Pak Marten gaga,” katanya. Sementara Lukman, juga mengaku sangat tenang, karena pemerintahan Marten benar – benar sangat memperhatikan orang – orang kecil. “Setiap ada yang meninggal, keluarga tak khawatir karena langsung dapat santunan sebesar Rp. 2 juta.

Satu juta biaya kain kafan dan sisanya untuk biaya pemakaman, termasuk untuk petugas pemakaman,” katanya. Sementara Yeni, mengaku sudah menerima bantuan Usaha Mikro sebesar Rp. 25 Juta untuk kelompoknya yang berjumlah 10 orang. Dari modal Rp. 25 juta Yeni mengaku digunakannya untuk membuat kue.

Sementara itu Lurah Limba, Imran Dai yang ditemui di rumah salah satu warganya kemarin mengatakan, dia perlu mengetahui sudah sampai dimana tingkat kepuasan terhadap program pemerintah. “Kita baru mulai hari ini, jadi belum tahu berapa persen tingkat kepuasannya, nanti kalau sudah selesai saya beritahukan,” katanya. Ditanya siapa saja yang menerima program itu, Lurah mengatakan yang menerima santunan itu adalah orang miskin yang memegang kartu sejahtera.

Kartu ini diberikan saat pencalonan dan ketika Marten Taha terpilih, dia mendata kembali kartu sejahtera itu. “Ternyata jumlahnya banyak yang berkurang, mungkin mereka merasa kartu itu tidak ada manfaatnya, lalu mereka buang,” katanya. Belakangan rakyat mulai memburu kartu itu, maka kebijakan Pak Wali semua orang miskin diberikan kartu itu, apakah itu pendukungnya atau bukan.

Bahkan kartu ini, ada orang Tionghoa yang sudah menerima santunan. Dari sejumlah warga diperoleh kesimpulan, kalau kartu sejahtera itu telah menjadi kartu yang sangat penting. Karena itu, sepertinya Walikota harus menambah jumlah kartu sejahtera karena, banyak warga yang sangat ingin mendapatkannya. (rg-62)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.