Desa Boalemo Minta Keluar dari Konsesi HTI

Warga Masyarakat Desa Boalemo Gorut datangi Dinas Kehutanan Provinsi didampingi Thomas Mopili -aleg Deprov Hamzah Zidik Senin (17/4)

RadarGorontalo.com – Warga Desa Boalemo, Gorontalo Utara tetap menuntut agar hutan di wilayah desanya dikeluarkan dari peta wilayah garapan Hutan Tanaman Industri (HTI) PT Katingan Timber Group. Alasannya, hutan di desa Boalemo merupakan ‘urat nadi’ sumber air yang dimanfaatkan masyarakat Kecamatan Kwandang melalui aliran sungai Poso. Alasan inilah yang ditegaskan oleh warga desa Boalemo, yang melakukan aksi unjuk rasa yang diterimah langsung kepala Dinas Kehutanan Provinsi Gorontalo Husen Hasni Senin (17/4).

Namun demikian, para pendemo kurang puas dengan respon Kepala Dinas Kehutanan Provinsi. Terkesan, dalam jawabannya tidak ada kepastian dan mengambang. “Jangan sampai, sikap ini menunjukan lebih mengutamakan pihak HTI,Ketimbang rakyat desa Boalemo yang nota bene menuntut hak mereka. Apalagi ini persoalan hajat hidup orang banyak. Bayangkan, jika satu satunya sumber mata air untuk rakyat banyak tiba tiba rusak. kemana lagi rakyat Gorut, khususnya Kwandang dan sekitarnya mendapatkan kebutuhan air,’ ujar Thomas Mopili kepada wartawan .

Ketua DPD II Golkar menegaskan, sebagai ketua partai, ia sangat mendukung akan kehadiran investor di Gorontalo Utara. Tapi, ia pun tidak bisa diam, jika ternyata ada rakyat yang dirugikan, bahkan dikriminalisasi. ” Adanya ungkapan kalau persoalan ini sengaja dihembuskan karena adanya agenda politik,itu salah besar. Apalagi harus membenturkan rakyat dengan HTI. Sekali lagi saya tegaskan, selaku ketua partai, saya mendukung akan kehadiran investor. Tapi, jangan ada rakyat dirugikan atau dikorbankan,” tegas mantan ketua DPRD Gorut ini.

Ia sendiri mengaku, awalnya ia tidak tahu ada upaya kriminalisasi terhadap rakyat. Nantinya adanya aduan langsung masyarakat barulah ia tahu ada yang warga yang dipolisikan hanya karena menyuarakan hal ini. Agar lebih memahami akar persoalan, Thomas mengaku bahkan sempat mendatangi langsung hutan diatas desa Boalemo, untuk melihat langsung kondisi sebenarnya. ” Saya dan beberapa aktivis jalan kaki dari jam 10 pagi tibanya jam 5 sore. Luar biasa, fakta dilapangan hutan sudah gundul dan sebagian besar tanahnya sudah diolah untuk program HTI,” kata Thomas.

Sehingga itu, bersama wakil rakyat dari partai Golkar, berusaha untuk menfasiltiasi aspirasi masyarakat ini agar tidak meluas. ” Salah satunya termasuk memfasilitasi bertemu dengan dinas Kehutanan Provinsi Gorontalo agar kiranya tuntutan rakyat ini bisa keinginan masyarakat hutan desa Boalemo dikeluarkan dari wilayah konsesi HTI di akomodir melalui peraturan pemerintah ditahun 2017 ini,’ tegasnya. Thomas juga berterimah kasih masih kepada gubernur terpilih Rusli Habibie atas perhatiannya. ‘ Ditengah dialog dengan pihak dinas kehutanan saya sms, melaporkan keluhan masyarakat .

kepada gubernur terpilih . Dan saat itu juga ia langsung merespon menelepon meminta dinas terkait memperhatikan keluhan rakyat. ” kami dengar langsung perintah gubernur terpilih tersebut, untuk itu kami ucapkan terimah kasih,’ ujar Thomas
Mopili. (rg-20)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.