Dekot Tambah 5 Kursi

ilustrasi (Anwar/RG)

RadarGorontalo.com – Dalam pemilu 2014 silam, jumlah Aleg DPRD Kota Gorontalo berjumlah 25 orang. Nah, di tahun 2019 nanti, ada kemungkinan jumlah kursi akan ketambahan 4 sampai 5 kursi, seiring pesatnya pertumbuhan jumlah penduduk, yang diperkirakan bisa tembus diatas 200 jiwa.

Dikutip dari laman Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Gorontalo, diketahui sejak 2013, Kota Gorontalo mengalami ketambahan penduduk, diatas 1.500 sampai 1.800 jiwa per tahunnya. Hasil survei BPS tahun 2015, jumlah penduduk Kota Gorontalo berada pada angka 193.898 jiwa. Kalau dirata-ratakan, pertumbuhan penduduk 1.500 jiwa per tahun, maka tahun 2018, penduduk Gorontalo sudah mendekati angka 200 ribu jiwa. Angka itu, bahkan bisa bertambah, jika melihat arus urbanisasi yang begitu kuat, karena dipicu faktor ekonomi Kota Gorontalo yang terus bertengger pada angka 7 persen. Dimana angka itu melampaui pertumbuhan ekonomi nasional.

Pemerintah Kota Gorontalo sendiri saat ini terus melakukan pemutakhiran data penduduk lewat Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Pemutakhiran data itu dimaksudkan, agar pengajuan penambahan kursi di parlemen andalas, benar-benar sesuai fakta di lapangan. Data penduduk di Kota Gorontalo sendiri, saat ini menurut Dukcapil sudah sampai lebih 200 ribu jiwa.

Salah seorang komisioner KPU Kota Gorontalo Sukri Thaib saat dikonfirmasi mengatakan, penambahan kursi di parlemen, dimungkinkan jika terjadi penambahan penduduk. Untuk daftar pemilih tetap (DPT) sudah berada pada kisaran 124 ribu jiwa. Artinya, bisa saja jumlah penduduk Kota Gorontalo saat ini, sudah mencapai angka 200 ribu jiwa.

Dihubungi semalam, Wakil Ketua DPRD Kota Gorontalo Erman Latjengke mengatakan, dirinya sepakat kalau jumlah kursi di Dekot bertambah 4 atau 5 kursi lagi. Karena saat ini, pertumbuhan jumlah penduduk di Kota Gorontalo terbilang cukup pesat. Jumlah APBD – APBN pun, bertambah banyak, Itu artinya membutuhkan pengawasan ekstra dari legislatif. “Jika sudah 30 orang aleg, maka akan lebih banyak lagi yang mengawasi pemerintah. Dan lebih banyak lagi yang menyampaikan aspirasi masyarakat,” timpalnya singkat. (rg-34)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *