Data Kemiskinan Wajib Diverifikasi Ulang

RadarGorontalo.com – Verifikasi ulang terhadap data kemiskinan, perlu dilakukan. Temuan di Pohuwato belum lama ini, dimana dari 11.359 data rumah tangga sasaran (RTS) alias rumah tangga miskin, 4.149 diantaranya tidak layak. Saat ini, beberapa daerah seperti Kabupaten Gorontalo dan Kota Gorontalo sendiri, tengah menurunkan tim dari intansi terkait, untuk verifikasi ulang data kemiskinan di lapangan.

Soal data kemiskinan yang kurang valid itu, juga diakui Bupati Kabupaten Gorontalo Nelson Pomalingo. Dikatakannya, untuk persoalan data kemiskinan, pihaknya baru-baru ini melalui dinas sosial sudah turun melakukan verifikasi ulang data yang dianggap sudah tidak sesuai dengan kondisi aslinya. Salah satunya, masih adanya warga yang sudah meninggal, tapi tetap masuk dalam daftar penduduk miskin. Kadis Sosial Safwan Bano juga membenarkan hal tersebut. “kami Sudah lakukan verifikasi untuk masalah data kemiskinan ini dan saat ini kami terus menindaklanjutnya agar realisasi program ditahun 2017 bisa maksimal dengan ketersediaan data kemiskinan yang akurat,” papar Safwan.

Sementara itu, Reka salah satu personil badan pusat statistik (BPS) Provinsi Gorontalo saat dimintai tanggapannya soal dugaan amburadulnya data kemiskinan, terkait temuan yang di Pohuwato dan Kabupaten Gorontalo, mengaku belum mengetahui soal data kemiskinan yang kurang valid di beberapa daerah dimaksud. Alasannya, karena saat melakukan pendataan, pihaknya lebih fokus pada masyarakat yang terdata. Proses pendataan sendiri, dilakukan dengan metode wawancara tatap muka. “Temuan itu kami tidak tahu, dan apa yang kami lakukan dilapangan sudah sesuai dengan prosedur. Yakni meminta data dari beberapa instansi terkait, kemudian mendatangi masyarakat sasaran. Untuk temuan lain dilapangan, itu bukan persoalan kami,” tutur Reka, yang panjang lebar memaparkan prosedur survei yang dilakukan lembaganya. (rg-62)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *