Dari 600 Lebih, Hanya 384 Napi Bisa Memilih

RadarGorontalo.com – Dari 600 lebih penghuni baik Narapidana dan Tahanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Gorontalo, ada sekitar 384 narapidana yang memiliki hak pilih. Dan jumlah tersebut, kata Ketua KPU Kota Gorontalo La Aba, sesuai data yang behasil dihimpun KPU Kota Gorontalo di Lapas.

Bahkan jumlah 384 napi ini, sudah bisa dipastikan akan menggunakan hak pilih mereka, karena rata-rata napi yang sudah terdata tersebut belum bebas dari hukumanya. “Satu TPS akan kami tempatkan di lapas, tepatnya di dalam lingkungan lapas,” ujar La Aba.

Senada ditambahkan salah satu anggota KPU Provinsi Gorontalo Verianto Madjowa, tidak hanya satu TPS saja yang akan ditempatkan di Lapas, tapi kemungkinan besar bisa lebih, karena hal tersebut untuk mengantisipasi kurangnya surat suara di TPS yang ada di dalam lapas. “Bahkan kalau tidak ada halangan, KPU bisa saja menjadikan Lapas sebagai pusat TPS khusus di Kelurahan Donggala,” ungkap Veri.

Lanjut La Aba, selain Lapas, Rumah Sakit (RS) yang ada di Kota Gorontalo juga akan ditempatkan TPS. Namun mengenai data berapa jumlah hak pilih yang ada di RS se Kota Gorontalo, pihak KPU Kota tidak bisa memastikan.

Mengingat, waktu perawatan yang dijalani pasien di RS tidak menentu, ada yang cepat pulang ke rumahnya, dan ada masih menjalani perawatan. “Secara keseluruhan, di Kota Gorontalo ada 254 TPS yang ditempatkan di seluruh wilayah,” tutur La Aba. (rg-60/rg-62)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.