Dandim 1304 Perkuat Kemitraan Dengan Media

Dandim 1304 Gorontalo Letkol Inf Dadang Ismail Marzuki saat bersama sejumlah awak media lokal Gorontalo dan Nasional.
Dandim 1304 Gorontalo Letkol Inf Dadang Ismail Marzuki saat bersama sejumlah awak media lokal Gorontalo dan Nasional.

RadarGorontalo.com – Untuk menjaga hubungan baik dengan wartawan Gorontalo, Dandim 1304 Gorontalo Letkol Inf Dadang Ismail Marzuki, berjanji untuk terus melakukan koordinasi dan komunikasi dengan media khususnya dalam proses pemberitaan. Selama ini kata Dadang, Kodim 1304 Gorontalo cukup terbuka dengan awak media untuk memberikan informasi yang pantas disampaikan kepada masyarakat. Demikian juga dengan para jurnalis sendiri. Karena itu, pihaknya ingin hubungan harmonis ini tetap terjaga dalam upaya membantu tugas dan fungsi TNI sebagai abdi masyarakat, begitu juga dengan wartawan.

Dadang, menegaskan bahwa media adalah mitra TNI yang tak bisa dipisahkan, begitu pula sebaliknya. Karena itu, kedua pihak harus saling mendukung dan bekerja sama dengan baik dalam menjalankan tugas dan fungsinya. “Artinya, kita sebagai mitra. Jangan antara kami dengan teman-teman wartawan ada jarak,” ujarnya. Dadang, juga berupaya untuk menjalin koordinasi yang baik dengan media. “Meskipun saya masih terbilang baru bertugas di Gorontalo, namun saya mendapat informasi dari rekan-rekan bahwa sampai dengan saat ini gubungan TNI dengan media di Gorontalo sangat bagus, sehingganya saya tinggal melanjutkan hubungan ini,” ketusnya sembari mengharapkan anggota TNI dapat memegang teguh amanah panglima TNI bahwa bersama rakyat TNI kuat dan TNI profesional. “Artinya, kita tidak bisa berdiri seperti ini tanpa bantuan rakyat, khususnya media. Rakyat tidak bisa berdiri tegak manakala TNI tidak bisa mem-backup dengan baik,” pungkasnya.

Dijelaskannya, bila mana dikemudian hari ada terjadi tindak kekeresan terhadap wartawan, yang dilakukan oknum anggota TNI, maka dirinya siap akan menindak tegas oknum anggota TNI. “Namun saya berharap tidak ada tindak kekerasan terhadap wartawan, yang dilakukan anggota TNI. Karena menyakiti wartawan, sama saja menyakiti saya,” tegasnya. Disamping itu juga Dadang, berharap apabila ada masalah dilapangan terkait perilaku oknum anggota TNI, kiranya bisa dikonfrimasi terlebih dahulu, agar tidak akan terjadi kesalah pahaman. “Saya selalu siap 1 x 24 jam, apa bila dari rekan-rekan media ada yang ingin dikonfrimasi kepada saya,” tutur Dadang. (RG-60)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.