Danau Limboto Jadi Trending Topic di Pusat

Foto bersama Bupati Kabgor Prof.Nelson Pomalingo dan anggota komite II DPD RI. (Foto : Irfan/RG)

Berkat Kegigihan Bupati

RadarGorontalo.com – Berbagai macam upaya terus dilakukan oleh Pemkab Gorontalo didalam memaksimalkan keberadaan Danau Limboto. Salah satu cara yang saat ini dilakukan adalah mengkomunikasikan masalah danau limboto ini ke Pemerintah Pusat. Tak heran jika saat ini danau limboto menjadi tranding topic di pusat. Bahkan, rabu kemarin Bupati Kabupaten Gorontalo Prof, Nelson Pomalingo menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komite II Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI yang bertempat di gedung B DPD Lt.3 Kompleks Parlemen MPR,DPR, dan DPR RI. RDP itu dalam rangka membahas persoalan revitalisasi danau Indonesia termasuk didalamnya danau limboto.

Pada kesempatan itu, Bupati Nelson Pomalingo tak menyia-nyiakan waktu yang ada, Ia terus memaparkan berbagai macam problem yang terjadi di Kabupaten Gorontalo khususnya mengenai danau limboto. “Wilayah danau Limboto seperti 90 persen wilayah diKabupaten Gorontalo yang mewilayahi dua wilayah.Yakni wilayah Kota Gorontalo dan Kabupaten Gorontalo dan 5 kecamatan serta 24 desa.

Maka, kalau dilihat dari segi jumlah penduduk seluruh Gorontalo hampir 50 persen penduduknya berada sekitar danau.
“Berangkat berbagai Problema terkait Masalah danau Limboto,pemkab Gorontalo sudah melakukan Beberapa Langkah -langkah dalam penanganannya, diantara yakni Pemkab telah menyusun dan memasukan persoalan ini dalam RPJMD. Selanjutnya, ditahun mendatang pemkab telah menganggarkan RTDR dan RT/RW -nya demi Penyesuainya yang dibuat Provinsi. Pemkab juga sudah anggarkan rehabilitas khusus daerah atas. Ini sengaja dilakukan karena selama ini anggaran yang terbuang hanya untuk persoalan akibatnya, sementara penyebabnya tidak tersentuh oleh anggaran.

Disamoing itu, Pemkab Gorontalo juga mengambil Alternatif lain akan melakukan refitalisasi pertanian dan perikanan termasuk (perikanan jaring apung). Pemkab juga melakukan penataan Kelembagaan. Hal ini ditempuh karena Problem di Kab.Gorontalo itu tidak ada yang menangani danau bahkan kehutanan sudah dialihkan ke Provinsi. Sehingga pemkab melalui Badan LH ditambah namanya menjadi dinas Lingkungan Hidup dan sumber daya Alam. Dinas ini nanti yang akan menangani Hutan,lingkungan termasuk danau.

Tidak hanya itu saja, Pemkab Gorontalo di tahun 2017 nanti akan membuat informasi danau(LAB DANAU). Sehingga hasil riset,mengenai danau limboto dan Dokumentasi danau limboto Diakhir pernyataannya Nelson menyarankan agar untuk menangani persoalan ini harus ada komunikasi antara Pemerintah Daerah dan pusat agar ada upaya-uapaya yang signifikan didalam memaksimalkan keberadaan danau limboto ini. (RG-52)

Berita Terkait

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *