Dana Kampanye Paslon Tak Bisa Melebihi Rp 825 Juta

ilustrasi (Anwart/RG)

Audit Dana Kampanye, KPU Kota Gorontalo Siapkan Tiga Akuntan

RadarGorontalo.com – KPU Kota Gorontalo bakal menyiapkan tiga akuntan yang nantinya akan mengaudit dana kampanye tiga pasangan calon yang akan bertarung pada Pilwako. Dan berdasarkan PKPU, total dana kampanye dari masing-masing pasangan calon, tidak bisa melebihi Rp. 825 juta.

“Pasangan calon tak bisa melebih total dana kampanye, yang sudah ditentukan oleh PKPU, sebesar Rp 825 Juta. Dengan rincian, Rp 750 Juta dari masing-masing partai politik pengusung, dan sisanya Rp 75 Juta dari perorangan/pendukung,” kata Idham Mantali Kasubag Umum dan Logistik KPU Kota Gorontalo. Saat dihubungi terpisah Selasa (12/06).

Sedikitnya tiga akuntan publik akan disiapkan KPU Kota Gorontalo, untuk mengaudit dana kampanye tiga pasangan calon peserta Pilwako tahun ini. Kenapa KPU menggunakan jasa akuntan publik, kata Idham, itu sesuai dengan aturan PKPU tahun 2018, dan pastinya jasa akuntan ini adalah yang resmi. “Masing-masing LO dari tiga paslon Pilwako, sudah melaporkan awal dana kampanye, sedangka batas waktu penyampaiannya sampai dengan tanggal 24 Juni,” terang Idham.

Selain itu, untuk penyampaian hasil audit LPPDK paling lambat tiga hari, setelah menerima LPPDK dari KAP. Pengumuman hasil audit paling lambat satu hari setelah audit diterima. “Dalam aturan PKPU, batas dana kampanye yang harus disiapkan masing-masing paslon, sebanyak Rp 825 Juta. Dengan rincian, Rp 750 Juta dari masing-masing partai politik pengusung dan Rp 75 juta dari pendukung perorangan,” terang Idham. “Kalau melebihi ketentuan, kenak sanksi,” timpal Idham.(rg-62)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *