Daftar Calon walikota di PAN, 4 Partai Bisa ke Elnino

ANGGOTA DPR RI dari partai Gerindra, Elnino M. Husein Mohi mendaftar sebagai calon Walikota di DPD PAN Kota Gorontalo. (Awal/rg)

RadarGorontalo.com – Konstalasi politik menghadapi Pemilihan Walikota (Pilwako) Gorontalo tahun 2018 semakin menarik untuk dibahas. Salah satunya dengan hadirnya anggota DPR RI dari Partai Gerindra, Elnino M. Husain Mohi yang secara resmi menyatakan kesiapan untuk meninggalkan kursi DPR RI dan maju sebagai calon Walikota. Keseriusan Elnino untuk bertarung di Pilwako 2018, dibuktikan dengan mendaftar sebagai calon Walikota di kantor DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Gorontalo, jumat (4/8).

Elnino yang turut didampingi pengurus DPD Gerindra Provinsi dan Kota Gorontalo ini, disambut langsung ketua DPD PAN Kota Gorontalo, Ramdan Datau bersama pengurus harian serta tim penjaringan Pilkada DPD PAN Kota Gorontalo yang diketuai Yori Karim. Sesampainya di kantor DPD PAN, Elnino langsung menyerahkan berkas pendaftarannya sebagai calon Walikota kepada tim penjaringan Pilada DPD PAN Kota Gorontalo.

Dalam sambutannya, ketua tim penjaringan Pilkada DPD PAN Kota Gorontalo, Yori Karim menyatakan bahwa dengan diterimanya berkas ini, maka Elnino M. Husain Mohi resmi sebagai Bakal Calon Walikota dari PAN Kota Gorontalo. “saudarku Elnino adalah pendaftar pertama di PAN.” ujarnya. Meski demikian, Yori mengaku bahwa Elnino bukan satu-satunya calon yang mendaftar di PAN. “sudah ada 7 bakal calon lainnya yang sudah konfirmasi akan mendaftar di PAN sampai dengan hari penutupan penjaringan tanggal 15 Agustus mendatang.” jelasnya. Dan setelah penutupan nanti, maka PAN akan mensosialisasikan para bakal calon kepada masyarakat selama 2 bulan. Setelah itu, para bakal calon akan mengikuti mekanisme survey. “setelah semua mekanisme dilalui, maka akan diputuskan Calon Walikota atau Calon Wakil Walikota yang akan diusung PAN.” paparnya.

Sementara itu, Elnino mengaku bersyukur dan berterima kasih kepada pengurus dan tim penjaringan Pilkada DPD PAN Kota Gorontalo. Ada beberapa alasan Elnino mengambil sikap bertarung pada Pilwako. Diantaranya menjalankan instruksi ketum sekaligus ketua dewan pembina partai Gerindra. “pak Prabowo memberikan arahan untuk memenangkan Pilkada serentak 2018, serta menegaskan kepada pimpinan partai disemua tingkatan, agar mempersiapkan diri maju sebagai calon kepala daerah.” ungkapnya. Namun demikian, ada persoalan yang dihadapi Elnino untuk maju Pilwako yakni perolehan kursi Gerindra yang hanya 2 kursi di DPRD Kota Gorontalo yang belum cukup memenuhi syarat minimal lima kursi untuk mengusung calon. Sebab itulah, sebelumnya Partai Gerindra telah menyepakati koalisi dengan 2 partai yang memiliki kursi di DPRD Kota Gorontalo yakni PPP 3 kursi dan PBB 2 kursi atau Koalisi Madani dengan selalu membuka komunikasi dengan partai-partai lain untuk bergabung. Jika koalisi madani ini berjalan baik dan mencalonkan Elnino, maka dengan ketambahan PAN, bisa saja 4 partai yang akan bersatu pada Pilwako nanti untuk mengusung Elnino.

Ada hal menarik yang menjadi penyemangat Elnino bertarung di Pilwako. Elnino memimpikan sebuah kota yang masyarakatnya happy, asik dan tidak stress. Dan untuk kearah sana, dibutuhkan manajemen birokrasi dan pemerintahan yang happy, asik, bekerja maksimal dan tanpa tekanan. Itu semua dimulai dari membangun koalisi yang happy, berpasangan dengan wakil walikota yang happy, serta menciptakan sebuah birokrasi yang bekerja dengan happy tanpa tekanan. “kepastian saya menjadi calon walikota, saya serahkan sepenuhnya kepada rakyat Kota Gorontalo, kepada koalisi yang selama ini sudah terbangun dan kepada mekanisme di Partai Gerindra.” tuturnya. (RG-46)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *