Catat.. Janda Juga Perlu Diberdayakan

upload-17.00-ilustrasi-janda
ilustrasi

RadarGorontalo.com – Personil dari Fraksi PKS di Deprov, Manaf Abidin Hamzah, menilai, salah satu persoalan sosial di masyarakat, yang sudah saatnya perlu mendapat perhatian dari pemerintah, terkait pemberdayaan para janda-janda. Terlebih mereka yang hidup di garis kemiskinan. Tapi, masih produktif untuk mendapat pembinaan, dalam memberi kekaryaan, dan partisipasi bagi pembangunan di provinsi Gorontalo. Olehnya, perlu adanya yayasan atau organisasi, khusus untuk mengelola dan memberdayakan para janda-janda miskin ini. Karena, menurut Manaf, banyak paradigma yang ditemuinya di lapangan, disaat masih bersuami, para janda ini belum tergolong miskin. Tapi, saat sudah tidak bersuami, secara berangsur, mereka jadi miskin.

Karena kehilangan sumber ekonomi keluarga. “Tapi mereka tidak terdata sebagai orang miskin, sehingga tak dapat sentuhan program pengentasan kemiskinan, dari pemerintah. Nah, disitu masalahnya. Olehnya, yayasan atau lembaga yang perlu diwadahi pemerintah ini, diperlukan guna memotori pengelolaan dan pemberdayaan para janda tersebut,” ujar Manaf. Disamping itu, Manaf juga berharap, dengan adanya yayasan atau organisasi yang akan mengelola para janda-janda miskin ini, turut beroleh dampak, pada aspek sosial lainnya, seperti status janda itu sendiri. “Yang diharapkan, ada intervensi kepada para janda miskin ini, tidak hanya butuh ketrampilan.

Tetapi juga, perlu ada pemenuhan kebutuhan yang bersifat non materil,” kata dia. “Mungkin akan dipertentangkan dengan hal-hal yang bersifat privacy. Tapi saya akan bertanya orang sakit mata, negara menyediakan rumah sakit mata. Lalu, apakah intervensi dalam memfasilitasi dan memediasi para janda untuk mendapatkan pasangan hidup tidak boleh dilakukan?” imbuhnya laagi. Makanya, dalam yayasan kelola janda ini, menurut Manaf lagi, ada tiga pekerjaan utama yang perlu dilakukan. Pertama, menangani hal-hal yang terkait dengan peningkatan ketrampilan bagi para janda sehingga bisa lebih berdaya. Kedua, memfasilitasi dan memediasi dalam mencari pasangan hidup yang perannya seperti biro jodoh. Ketiga, memberi perhatian dalam penanganan terhadap anak-anak janda. (ay1)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *