Calon PAW Wabup, Harus Berani Tinggalkan Jabatan Lama

Elvikman Landjoi

RadarGorontalo.com –  Keenam figur yang diundang Bupati Nelson Pomalingo sebagai calon PAW Wabup Kabgor, harus bersedia mundur dari jabatannya saat ini. Kalau dia anggota dewan, maka harus mundur dari posisinya itu, plus mundur dari pencalegan. Begitu juga ASN.

“Jadi bagi calon memiliki jabatan sebagai anggota DPRD itu ada 2 resiko yakni mundur dari DPRD dan mundur dari pencalonan sebagai Caleg Pileg 2019, begitu juga calon sebagai ASN, sehingga dibayangkan dari ke 6 calon yang akan dipanggil dan tidak jadi direkrut itulah yang akan menjadi resiko,” kata Elvikman Landjoi Jubirsus Bupati. Dari kalangan ASN sendiri, ada 2 orang dan Aleg 2 juga ada orang, sehingga mereka ini harus mundur.

“Ini harus dipikirkan, pertarungan sebagai calon PAW Wabup Kabupaten Gorontalo belum berakhir dari pertemuan para calon dengan Bupati Prof. Nelson Pomalingo, akan tetapi pertarungan terakhir itu ada di DPRD dengan alasan Bupati Prof, Nelson mengusulkan 2 orang ke DPRD dan satu orang yang dipilih,” tegasnya.

Lebih lanjut Vikman menjelaskan Bupati Prof. Nelson tidak saja mendalami 3 poin yang akan dilontarkan ke para calon, akan tetapi mendalami resiko yang akan dihadapi para calon mundur dari jabatannya. “Sebelum diundang Bupati Prof. Nelson konsekwensi sebagai ASN dan Aleg menyatakan harus mundur dari jabatan,”pungkasnya. (RG-54)

Share

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *