Caleg Bandar Narkoba, Tergantung Rakyat

ilustrasi (Anwart/RG)

RadarGorontalo.com – Selain narapidana korupsi dan pelecehan seksual terhadap anak-anak, dalam aturan Komisi Pemilihan Umum (KPU), tidak akan mengakomodir juga, bakal calon anggota legislatif (caleg) yang terdeteksi sebagai bandar narkotika dan obat-obat terlarang (narkoba). Pertanyaannya, bagaimana jika caleg yang diduga sebagai bandar narkoba itu, baru terbukti, setelah Daftar Calon Tetap (DCT) untuk bursa Pileg 2019 ditetapkan 20 September 2018 mendatang. Atau pasca atau setelah tahapan penetapan DCT itu, misalnya seorang caleg baru terdeteksi sebagai bandar narkoba, menjelang masa tenang 14-16 April 2019.

Komisioner KPU Provinsi Gorontalo, Sophian Rahmola, saat dikonfirmasi RADAR terkait hal ini, menjelaskan bahwa jika ada caleg yang telah beroleh ketetapan hukum yang sah sebagai bandar narkoba, setelah dilakukannya penetapan DCT. Maka, pihaknya tidak bisa lagi menganulirnya. “Karena, dia (caleg narkoba) sudah ditetapkan di DCT. Artinya, jika pembuktian caleg narkoba, baru diketahui misalnya, di saat tahapan minggu tenang menjelang hari ‘H’ pencoblosan 17 April 2019 sekalipun, KPU tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Karena, namanya (caleg bandar narkoba) tetap akan tertera di surat suara Pileg sesuai dapil dan jenjang pencalonan legislatif yang diikutinya itu,” jelas Sophian.

Ditanya, apakah tidak ada solusi atau upaya pembenahannya dari KPU, semisal dengan menyampaikan ke media publik, bahwa ada caleg yang secara berkekuatan hukum tetap, telah ditetapkan sebagai bandar narkoba? Atau, upaya perubahan atau pencoretannya di surat suara? Sophian mengaku, hal itu sudah tidak bisa dilakukan, karena tahapan verifikasi berkas pencalonan hingga penetapan DCT, telah berlalu. “Jadi, semuanya kita (KPU) serahkan dan tinggal tergantung kepada rakyat atau masyarakat pemilih. Apakah masih memilih caleg (bandar narkoba) itu, atau menentukan pilihan mereka yang lain,” pungkas mantan Ketua KPU kabupaten Gorontalo Utara ini. (rg-28)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.