Bukannya Diterima, Dokter Ini Malah Dipolisikan

ilustrasi (Anwar/RG)

Di Rumah Sakit Toto Bone Bolango

RadarGorontalo.com – Tiap tahun, Rumah Sakit Toto di Bone Bolango membuka rekrutmen tenaga dokter. JM alias Jes, wanita yang mengaku lulusan fakultas kedokteran di Kalimantan Barat itu, ikut memasukkan berkasnya. Bukan diterima, Jes malah harus berurusan dengan kepolisian, akibat status dokternya yang diduga palsu. Jes diadukan IDI Bone Bolango ke Polres setempat, Minggu (8/1).

Sekretaris IDI Bone Bolango dr. Thayeb menjelaskan, belum lama ini RS Toto memang membuka rekrutmen tenaga dokter. Dan ada dua dokter yang memasukkan berkas lamarannya. Setelah diteliti, dokumen milik Jes ada yang kurang lengkap. Dari situ kecurigaan pihaknya bermula. Sesuai prosedur, verifikasi bukan hanya untuk kelengkapan berkas, tapi keabsahan dokumen. Ijazah Jes tertulis lulusan salah satu universitas di Kalimantan Barat. Namun mengejutkan, saat dihubungi ke lembaga bersangkutan, ternyata nama Jes tidak terdaftar di sana.

Alhasil, bersama rekan-rekan yang lain kata dr. Thayeb, mereka coba membuntuti Jes hingga ke kediamannya. Sedangkan yang lain, menuju kantor polisi untuk mengadukan dugaan dokter palsu itu. Kapolres Bone Bolango AKBP Wahyu Tri Cahyono saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan dokter palsu yang dilaporkan IDI Kabupaten Bone Bolango. ” Pihaknya belum melakukan penahanan pelaku masih diperiksa 1X 24 jam untuk menentukan apakah ada pelanggaran pidana ” pungkasnya. (tr-10/rg)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.