Budaya Saling Menyanjung Harus Terus Dikembangkan

Ujang Komarudin

RadarGorontalo.com – Budaya saling mendukung yang positif, menyanjung, dan membanggakan satu sama lain harus terus dikembangkan di saat hoax, ujaran kebencian, dan fitnah merajalela saat proses Pilpres 2019.

Atas alasan itu, pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin mengapresiasi pidato politik Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto usai debat kedua Pilpres 2019.

Dalam pidato itu, Airlangga merasa bangga karena dalam debat capres kedua ada perdebatan serta pertukaran pikiran antara Jokowi dan Prabowo Subianto. Dia juga memberikan apresiasi tinggi kepada kedua capres tersebut.

“Berbicara objektif dalam konteks sebagai partai pendukung maupun mengapresiasi sikap Pak Prabowo perlu dikedepankan, jangan buat air yang jernih menjadi keruh bahkan kotor karena saling protes, hujat dan membuat hoax,” kata Ujang di Jakarta.

Ujang berharap, partai politik pendukung kedua pasangan capres bisa menjadikan sikap Airlangga sebagai contoh untuk berani mengapresiasi dan menyejukkan suasana politik.

“Partai lain hendaknya bisa memberikan statement yang menyejukkan dan penuh optimis seperti itu,” tegas direktur eksekutif Indonesia Political Review (IPR) itu.

Lebih lanjut, Ujang menilai pidato Airlangga yang merespon cepat hasil debat, juga merupakan bagian dari pelecut semangat kepada Jokowi bahwa apa yang dikerjakan selama ini sudah baik dan harus dilanjutkan.

“Dan saya rasa itu tidak dilakukan oleh partai-partai politik pendukung lainnya,” pungkasnya. (R-Mol)

Share

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *