Sen. Mei 20th, 2019

RGOL

Jangan Takut Bicara Politik

Bongkar Peredaraan Narkoba di Lapas Donggala, Polda Gorontalo Kejar Pemasok Asal Palu

2 min read
Ilust by Iyan

RadarGorontalo.com – Polda Gorontalo berhasil membongkar bisnis peredaran Narkoba di Lapas Donggala. Dua terpidana di Lapas kelas IIA Donggala, masing-masing berinisial IT dalam kasus asusila dan TS kasus narkoaba, ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Gorontalo.

Kedua terpidana ini ditangkap karena menyelundupkan 13,4 gram narkoba jenis sabu ke dalam lapas pada pertengahan Febuari 2019 lalu.

Penetapan dua tersangka ini setelah Polda Gorontalo mendapatkan ijin lapas untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan terkait dengan beredarnya barang haram tersebut ke bilik-bilik jeruji sejumlah terpidana.

Panit I Subdit Satu Narkoba Polda Gorontalo, Iptu Mohamad Adam membenarkan penetapan dua tersangka tersebut.

“Kasus ini merupakan pengembangan yang dilakukan unit Narkoba Polda setelah pihaknya melakukan pengembangan narkoba asal palu yang masuk di Lapas,” ujar Adam.

Menurutnya, masuknya barang haram ini ke Lapas, berawal dari IT terpidana asusila yang mendapat tugas dari Lapas Donggala untuk membersikan halaman sekitar Lapas.

Kepercayaan yang diberikan oleh Lapas Donggala, kemudian dimanfaatkan oleh IT untuk menerima paket narkoba yang kemudian diserahkan kepada TS terpidana narkoba untuk kemudian dijual kembali di dalam Lapas.

“Sebelumnya sudah dua kali narkoba jenis sabu berhasil dibawa masuk oleh IT dan laku di jual bersama rekannya di dalam Lapas,” jelasnya. Saat ditanya apakah ada orang lain yang terlibat dalam peredaran narkoba di Lapas?

Iptu Adam mengaku pihakya masih mendalami keterlibatan seorang pria asal Palu yang menyerahkan barang haram tersebut kepada IT sebelum masuk Lapas.

“Kami masih lakukan pengejaran tersangka lain yang memasok barang itu, tapi bisa dipastikan narkoba jenis sabu yang sering masuk di Lapas ini berasal dari Palu Sulawesi Tengah,” tuturnya. (RG-57)

Share

Tinggalkan Balasan